BAIT.ID – Program Kredit Bertuah yang digagas Pemkot Samarinda mulai menunjukkan hasil nyata. Hingga pertengahan September 2025, tercatat sudah ada 600 pelaku UMKM yang memanfaatkan pembiayaan berbunga nol persen ini untuk mengembangkan usahanya.
Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Teknis pelaksanaan Kredit Bertuah yang digelar Rabu, 17 September 2025 pagi. Rapat dipimpin langsung Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, bersama pimpinan Bank Indonesia Kaltim, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Bankaltimtara, Dinas Koperasi dan UKM, serta pejabat terkait lainnya.
Saefuddin menegaskan, Kredit Bertuah merupakan salah satu program unggulan pemkot untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil. Selain membantu meningkatkan produktivitas, program ini juga menjadi alternatif sehat agar masyarakat tidak terjebak praktik pinjaman berbunga tinggi.
“Kami berkomitmen agar Kredit Bertuah benar-benar menjadi jalan keluar bagi UMKM untuk berkembang. Ke depan, koordinasi dan pembinaan akan terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” ujar Saefuddin.
Angka 600 penerima manfaat dinilai menjadi bukti kuat bahwa masyarakat menaruh kepercayaan besar pada Kredit Bertuah. Bagi pemkot, capaian ini sekaligus menjadi dorongan untuk memperluas jangkauan program agar semakin banyak pelaku usaha kecil terbantu.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas strategi penguatan pembinaan UMKM, mulai dari edukasi pengelolaan keuangan, kedisiplinan pembayaran, hingga menjaga reputasi kredit agar akses permodalan di masa depan lebih mudah.
Pemkot bersama mitra strategis seperti BI, OJK, dan Bankaltimtara juga sepakat meningkatkan sinergi, tidak hanya memberi akses modal tetapi juga pendampingan berkelanjutan bagi penerima kredit.
Dengan capaian ratusan UMKM yang sudah merasakan manfaat, Kredit Bertuah diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Samarinda sekaligus memperkuat daya saing usaha kecil di berbagai sektor. (csv)








