BAIT.ID – Gol perdana Douglas Coutinho bersama Borneo FC Samarinda ke gawang Persija Jakarta, Minggu 28 September 2025 lalu, tak hanya jadi sorotan karena pentingnya bagi tim. Aksi salto yang ia lakukan usai membobol gawang lawan pun langsung mencuri perhatian.
Siapa sangka, gerakan akrobatik itu ternyata lahir dari latar belakang unik sang striker. Douglas mengaku pernah berlatih Capoeira, bela diri khas Brasil yang memadukan gerakan tarian dan akrobat.
“Selebrasi salto ini sudah saya lakukan sejak empat-lima tahun lalu. Waktu itu saya sempat latihan Capoeira. Tapi sekarang sudah agak jarang, karena kalau terlalu sering bisa berbahaya juga, apalagi saya sudah tidak muda lagi,” ucap Douglas sambil tertawa dalam konferensi pers usai laga.
Menariknya, Fabio Lefundes selaku pelatih Borneo FC justru baru tahu soal selebrasi khas anak asuhnya itu. “Jujur saya baru lihat selebrasi Coutinho di hape setelah pertandingan,” kata Fabio singkat.
Salto sendiri memang bukan selebrasi sembarangan. Hanya segelintir penyerang dunia yang menjadikannya ciri khas. Miroslav Klose bersama timnas Jerman, Obafemi Martins saat di Inter Milan, hingga Pierre-Emerick Aubameyang kala berseragam Borussia Dortmund dan Arsenal, semuanya dikenal dengan lompatan akrobatiknya setelah mencetak gol.
Nama lain seperti Victor Osimhen di Napoli dan eks-Portsmouth Lomana Lualua juga masuk daftar pesepakbola dengan selebrasi salto ikonik.
Kini, Douglas Coutinho menambah daftar panjang striker yang merayakan gol dengan cara spektakuler. Bagi suporter Borneo FC, momen salto itu bisa jadi pertanda: mesin gol baru mereka sudah benar-benar panas. (csv)








