Guru Mendominasi Pengangkatan PPPK Nondata Base di Samarinda

Senin, 6 Oktober 2025
Sekretaris Kota Samarinda, Hero Mardanus (kiri) menyerahkan SK pengangkatan untuk PPPK di lingkungan Pemkot Samarinda. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda kembali memperkuat sektor pelayanan publik dengan mengangkat 635 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nondata base menjadi pegawai penuh waktu. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Kota Samarinda, Hero Mardanus. Dari jumlah tersebut, tenaga pendidik menjadi formasi terbesar.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Samarinda, Siami Misnam, merinci bahwa sebanyak 588 orang berasal dari formasi guru, disusul 41 tenaga kesehatan, dan 6 tenaga teknis. Dominasi tenaga pendidik ini menunjukkan fokus Pemkot Samarinda dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah.

Baca juga  110 Pelaku Usaha Kaltim Dapat Bekal Strategi Koperasi hingga Inovasi UMKM

Dalam sambutannya, Hero Mardanus menyampaikan harapannya para aparatur baru dapat meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kapasitas pelayanan publik. Terutama di sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan teknis.

Ia juga mengapresiasi proses seleksi PPPK Tahap II yang memberi ruang bagi tenaga non-ASN di lingkungan Pemkot Samarinda untuk memperoleh status resmi. Para pegawai yang diangkat kali ini merupakan tenaga yang sebelumnya tidak terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN), namun telah mengabdi lebih dari dua tahun serta mengisi formasi kosong dari hasil seleksi Tahap I.

Baca juga  Pemprov Kaltim Terus Lobi Kementerian PAN-RB, Perjuangkan Honorer Non Data Base

“Langkah ini merupakan bentuk keadilan dan penghargaan bagi mereka yang telah lama berdedikasi bagi masyarakat Kota Samarinda,” ujar Hero.

Ia menutup sambutannya dengan pesan agar seluruh PPPK yang baru diangkat menjaga integritas dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Sebagai bagian dari ASN, Anda dituntut melayani dengan sepenuh hati. Integritas, profesionalisme, dan inovasi harus menjadi semangat dalam setiap tugas,” tukasnya. (csv)

Baca juga  Tambahan Insentif Guru Sasar Tenaga Pendidik di Pedalaman
Bagikan