BAIT.ID – Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, menekankan pentingnya komitmen Pemkot Samarinda untuk menindaklanjuti hasil reses dewan. Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat yang diserap wakil rakyat harus benar-benar masuk dalam rencana pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur.
“Reses bukan sekadar agenda rutin. Itu amanat undang-undang yang mengharuskan kami turun ke lapangan dan menyerap aspirasi warga. Karena itu, pemerintah juga wajib memastikan hasilnya tidak berhenti di catatan rapat, tapi diwujudkan dalam program nyata,” ujar Markaca.
Ia menyoroti, sejumlah usulan masyarakat yang muncul selama masa reses umumnya berkaitan dengan perbaikan jalan, pembangunan drainase, serta peningkatan fasilitas pendidikan. Salah satu contoh, renovasi SD 017 yang kini mulai dikerjakan oleh Dinas Pendidikan. Namun, masih banyak aspirasi lain yang belum mendapat kejelasan tindak lanjut.
“Banyak permintaan warga yang belum terlihat realisasinya. Padahal, mereka menaruh harapan besar lewat reses ini,” ucapnya.
Markaca menilai, sinergi antara DPRD dan perangkat daerah mutlak dibutuhkan agar setiap masukan dari warga bisa terintegrasi dalam perencanaan pembangunan. Ia juga berharap Wali Kota Samarinda memberi kepastian bahwa hasil reses benar-benar menjadi bagian dari dokumen perencanaan seperti musrenbang dan SIPD.
“Kami hanya ingin memastikan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti di meja birokrasi. Harus ada langkah konkret dari pemkot agar mereka merasa didengar,” tambahnya. (csv)








