BAIT.ID – Usai rehat sepekan, Borneo FC kembali ke jalur latihan intensif. Libur singkat yang diberikan manajemen di jeda kompetisi kini berakhir, dan skuad Pesut Etam langsung digembleng untuk memulihkan kondisi fisik sebelum laga lanjutan BRI Super League.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, tak mau membuang waktu. Ia menegaskan tim pelatih sudah menyiapkan program khusus guna mengembalikan kebugaran pemain setelah seminggu tanpa aktivitas kompetitif.
“Kami sudah punya rencana beberapa kali latihan dengan intensitas meningkat agar kondisi fisik kembali ke level terbaik. Target kami jelas, tim harus siap menghadapi Persik Kediri,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Menurut Lefundes, jeda sepekan memang penting untuk menyegarkan mental pemain setelah jadwal padat. Namun, dampak fisik tetap harus diwaspadai. Biasanya, setelah libur, adaptasi otot dan ritme permainan butuh waktu dua hingga tiga sesi latihan untuk kembali stabil.
“Sekarang fokus kami adalah mengembalikan daya tahan dan kecepatan. Kami ingin tempo permainan tetap tinggi seperti sebelum jeda,” tambahnya.
Laga terakhir Borneo FC terjadi pada 29 September lalu saat menghadapi Persija Jakarta. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, Lefundes optimistis timnya bisa kembali tampil solid dan menjaga tren positif di papan atas klasemen. “Yang penting tim tetap fokus, semangat dijaga, dan kerja keras di latihan. Kami akan siap ketika pertandingan tiba,” tegasnya.
Pesut Etam kini tengah memacu mesin, bukan hanya untuk kebugaran fisik, tapi juga menjaga ritme permainan agar tidak menurun pascalibur. Kombinasi disiplin latihan dan pemulihan yang tepat jadi kunci Borneo FC untuk kembali melaju di jalur kemenangan. (csv)








