Chromebook: Laptop Ringan, Murah, tapi Punya Batasan

Selasa, 14 Oktober 2025
ilustrasi Laptop Chromebook

BAIT.ID – Laptop Chromebook kian populer di kalangan pelajar, pekerja, hingga pengguna kasual. Alasannya sederhana: harganya ramah di kantong, desainnya ringan, dan sistem operasinya mudah dipakai. Chromebook sendiri menjalankan Chrome OS, sistem buatan Google yang fokus pada kecepatan, keamanan, dan efisiensi.

Berbeda dari laptop Windows atau Mac, Chromebook sangat bergantung pada ekosistem cloud seperti Google Drive dan Docs. Cocok untuk kebutuhan produktivitas ringan -meski bukan tanpa kelemahan.

Baca juga  Apple Watch Kini Bisa Baca Pesan WhatsApp hingga Kirim Voice Note

Beberapa kelebihan Chromebook yang didapati tim redaksi antara lain. Harga terjangkau: mulai dari Rp3 jutaan, ideal untuk pelajar dan pekerja. Desain ringan dan praktis sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Ditambah dengan baterai tahan lama dengan durasi hingga 12 jam sekali charge.

Kemudian mudah digunakan mengingat tampilan antarmuka yang mirip Android. Masih bisa offline untuk Gmail Offline, Google Docs, hingga pemutar media bawaan. Serta multitasking ringan berkat dukungan floating window untuk menonton sambil bekerja.

Baca juga  Xiaomi 17 Pro Hadir dengan Layar Belakang Serbaguna, Gimmick atau Inovasi Nyata?

Sementara pada sisi lain, kekurangan Chromebook ada pada aplikasi terbatas: software profesional seperti Adobe Premiere atau AutoCAD tidak tersedia. Daya penyimpanan kecil, umumnya hanya 16–32 GB, dan sangat andalkan Google Drive atau microSD.

Kurang cocok untuk gaming karena spesifikasi rendah membuat performa terbatas. Bahkan beberapa fitur masih tergantung internet atau perlu koneksi stabil. Instalasi terbatas: hanya lewat Play Store atau Chrome Web Store.

Baca juga  Xiaomi Buat Gebrakan dengan Dragon Crystal Glass 3.0, Tahan Goresan hingga Level 7

Sehingga jika disimpulkan, laptop Chromebook adalah pilihan worth it untuk aktivitas ringan seperti mengetik, belajar online, hingga rapat virtual. Tapi bagi pengguna yang butuh performa tinggi untuk editing, desain, atau gaming, laptop konvensional mungkin lebih cocok. BAIT.ID

Bagikan