Revitalisasi Pasar Segiri Dimulai, Pemkot Samarinda Anggarkan Hingga Rp257 Miliar

Jumat, 24 Oktober 2025
Kawasan Pasar Segiri Samarinda akan direvitalisasi agar terkesan lebih modern dan nyaman.

BAIT.ID – Pemkot Samarinda memggeser perhatian pada Pasar Segiri untuk direvitalisasi. Pasar rakyat yang sudah puluhan tahun berdiri ini telah menjadi denyut nadi perdagangan di Kota Tepian.

Rencana besar pun tengah disiapkan. Pasar yang selama ini padat dan semrawut itu akan diperbaiki agar tampil lebih tertib, layak, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa rancangan revitalisasi Pasar Segiri sudah memasuki tahap akhir. Tim konsultan perencana disebutnya tengah menyempurnakan konsep bangunan yang dirancang berlantai dua.

Baca juga  Pemkot Bedah Wajah Baru Pasar Segiri: Tak Sekadar Megah, Tapi Harus Berfungsi

“Desain dua lantai ini menyesuaikan karakter perdagangan di sana. Lantai bawah akan digunakan untuk komoditas berat seperti beras dan cabai, sedangkan lantai atas untuk barang yang lebih ringan,” jelas Marnabas, Kamis, 23 Oktober 2025.

Ia menegaskan, pembagian lantai tersebut bukan tanpa alasan. Selama ini sebagian besar pedagang Pasar Segiri berjualan bahan pangan dengan volume besar, sehingga perlu penataan yang memudahkan aktivitas bongkar muat.

Baca juga  Tantangan Laga Pembuka, Borneo FC Siap Tancap Gas di Segiri

Terkait pembiayaan, Pemkot memperkirakan kebutuhan dana pembangunan mencapai sekitar Rp257 miliar. Namun, angka itu masih bisa disesuaikan agar lebih efisien. “Kalau bisa ditekan hingga sekitar Rp200 miliar tanpa mengurangi kualitas, tentu lebih baik,” ujarnya.

Sebelum proyek dimulai, Pemkot memastikan akan melakukan pendataan pedagang secara menyeluruh. Langkah ini penting agar tidak muncul persoalan data ganda atau sengketa lapak seperti yang pernah terjadi di proyek serupa. “Semua pedagang akan terdaftar lengkap dengan blok dan nomor kiosnya. Data ini menjadi dasar utama sebelum pembangunan dimulai,” tegasnya.

Baca juga  52 Kampus di Kaltim Tunggu Dana Gratispol, Pemprov Klarifikasi Keterlambatan

Sementara menunggu proses revitalisasi berjalan, Pemkot juga menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang. Salah satu lokasi yang tengah dikaji adalah eks Bandara Temindung. “Kalau nanti disetujui, tempat itu bisa digunakan pedagang selama proses pembangunan berlangsung,” pungkas Marnabas. (csv)

Bagikan