Padang Bai, Surga Tersembunyi di Timur Bali untuk Pencinta Laut dan Ketenteraman

Senin, 3 November 2025
Destinasi Pantai Padang Bai di timur Bali tak kalah eksotis dengan pantai lain di Pulau Dewata. (istimewa)

BAIT.ID – Bali tak pernah kekurangan pantai indah. Namun di balik popularitas Kuta, Nusa Dua, hingga Uluwatu, ada permata tenang yang kerap terlewat dari radar wisatawan; Pantai Padang Bai. Terletak di pesisir timur Bali, kawasan yang lebih dikenal sebagai pelabuhan penyeberangan menuju Lombok ini menyimpan pesona alam yang menyejukkan jiwa.

Alih-alih sekadar titik transit, Padang Bai menawarkan pengalaman pantai yang damai dan otentik. Begitu menjejakkan kaki, wisatawan disambut pasir putih lembut dan air laut sebening kristal yang memantulkan gradasi biru kehijauan. Kawasannya bersih, rapi, dan nyaman untuk sekadar bersantai di bibir pantai atau menikmati debur ombak di bawah langit tropis yang cerah.

Baca juga  21 OPD Pemprov Kaltim Lemah Serap APBD, Serapan Mentok 93 Persen

Tak berhenti di panorama pesisir, Padang Bai juga menjadi destinasi favorit para pencinta dunia bawah laut. Ekosistem laut di sini terjaga dengan baik. Terumbu karang sehat, ikan berwarna-warni, hingga kehidupan laut yang masih alami. Banyak penyelam menjadikan pantai ini sebagai titik keberangkatan menuju Blue Lagoon dan spot selam lain di sekitarnya yang menyimpan keindahan tersembunyi.

Meski demikian, perairan Padang Bai dikenal memiliki arus yang berubah-ubah. Di waktu tertentu bisa begitu tenang, sementara pada momen lain cukup menantang. Kondisi ini justru menambah daya tarik bagi penyelam berpengalaman yang mencari sensasi berbeda. Kendati begitu, wisatawan disarankan menyelam bersama pemandu lokal agar tetap aman dan dapat menikmati titik-titik terbaik tanpa risiko.

Baca juga  KI Kaltim Gelar Diskusi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Berbeda dari deretan pantai di selatan Bali yang ramai dan penuh gemerlap, Padang Bai menghadirkan suasana lebih bersahaja. Perahu-perahu nelayan yang tertambat, bukit hijau yang memeluk garis pantai, serta minimnya keramaian menciptakan atmosfer personal dan damai, cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh dari hiruk pikuk.

Tak hanya menyapa laut, pengunjung juga dapat menelusuri kehidupan lokal di desa pesisir sekitar pantai. Warung-warung sederhana menawarkan hidangan laut segar, menjadi pelengkap sempurna setelah beraktivitas seharian. Waktu paling ideal untuk datang ke Padang Bai adalah pagi atau menjelang senja, saat cahaya matahari jatuh lembut ke permukaan air dan menciptakan suasana syahdu tak terlupakan.

Baca juga  Ananda Emira Moeis Benarkan Namanya Masuk Bursa Ketua DPD PDI-Perjuangan Kaltim

Jika Anda mencari sudut Bali yang autentik -tempat di mana keindahan alam, ketenangan, dan pesona budaya bertemu senada- Padang Bai layak masuk daftar perjalanan berikutnya. (csv)

Bagikan