Pemkot Samarinda Tambah Jaringan Gas Rumah Tangga, Fokus di Sungai Pinang dan Samarinda Ilir

Rabu, 19 November 2025
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri memberikan arahan dalam proses sosialisasi Jarga kepada warga Sungai Pinang dan Samarinda Ilir. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda kembali mendapat kuota pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk rumah tangga. Program ini mulai disosialisasikan kepada warga dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bapperida Samarinda, Selasa 18 November 2025.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyampaikan bahwa perluasan jargas menjadi langkah penting dalam menyediakan sumber energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan. Selain itu, program ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG bersubsidi yang kerap terkendala ketersediaan dan membebani anggaran pemerintah. “Jargas ini memberi solusi energi yang lebih stabil, mudah dijangkau, dan rendah emisi,” ujarnya.

Baca juga  Gubernur Kaltim Minta OPD Maksimalkan Anggaran di Tengah Efisiensi

Saefuddin menjelaskan, Samarinda telah memiliki 10.000 Sambungan Rumah (SR) sejak pembangunan awal di Kecamatan Sambutan pada 2019. Tahun ini, kota tersebut kembali mendapat alokasi 7.619 SR yang akan dikerjakan bertahap hingga 2026. Pemasangan difokuskan di Kecamatan Samarinda Ilir dan Sungai Pinang, dengan prioritas di Kelurahan Sidomulyo sebanyak 1.100 SR dan Sungai Pinang Dalam sekitar 6.496 SR.

Baca juga  Andi Harun Sampaikan Ceramah Maulid Nabi, Ajak Warga Meneladani Kebaikan Rasulullah

“Jaringan gas bumi ini langsung tersambung ke rumah warga melalui pipa, sehingga lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan energi Samarinda yang terus berkembang,” tambahnya.

Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian ESDM yang didukung berbagai regulasi, mulai dari UU 22/2001 tentang Migas hingga ketentuan dalam UU Cipta Kerja. Untuk periode 2025–2026, pembangunan jargas diarahkan pada optimalisasi infrastruktur yang sudah ada, pemanfaatan MRS Sambutan yang berkapasitas hingga 25.000 SR, serta penambahan sambungan baru di sejumlah kecamatan. Targetnya, jumlah sambungan di Samarinda bisa melampaui 24.619 SR dan secara bertahap menekan konsumsi LPG bersubsidi.

Baca juga  Kelola GOR, Dispora Kaltim Tekor di Biaya Pemeliharaan

Pemkot Samarinda berharap perluasan jaringan gas bumi ini memberikan akses energi yang lebih terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat. Saefuddin pun mengajak seluruh perangkat daerah dan warga untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan.

“Semoga setiap upaya yang kita lakukan ini membawa Samarinda ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutupnya. (csv)

Bagikan