BAIT.ID – Aroma laga besar sudah tercium dari Stadion Segiri. Borneo FC Samarinda bakal menutup pertandingan kandang musim ini dengan duel panas kontra Bali United pada lanjutan BRI Super League, Minggu 30 November 2025. Jelang laga krusial itu, pelatih Pesut Etam, Fabio Lefundes, mengirim satu pesan tegas agar Segiri harus bergemuruh.
Lefundes menegaskan, dukungan suporter menjadi senjata tambahan Borneo FC saat bermain di kandang. Bagi pelatih asal Brasil itu, atmosfer stadion bisa menjadi pembeda hasil akhir. “Sekarang kami punya satu laga penting lawan Bali. Bedanya kami lawan 11 pemain, sementara kami punya 12 pemain,” kata Lefundes, merujuk peran suporter sebagai ‘pemain ke-12’.
Ia pun berharap tribun Stadion Segiri kembali penuh seperti saat menghadapi Madura United, di mana sorak sorai dari bangku penonton turut mengantar kemenangan Pesut Etam. “Kami sangat mengapresiasi suporter karena mereka selalu hadir. Saat main di kandang, rasanya seperti 12 lawan 11. Semoga stadion bisa penuh lagi,” ujarnya.
Nada serupa datang dari gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan. Bagi pemain tengah itu, dukungan dari tribun bukan sekadar suara, melainkan energi nyata yang mengangkat mental bertanding tim.
“Itu yang kami butuhkan sebagai pemain. Main di kandang tentu butuh dukungan suporter. Mereka memberi kami tenaga lebih,” tuturnya.
Duel kontra Bali United menjadi laga penentu bagi Borneo FC untuk menjaga momentum dan bertahan di papan atas klasemen. Dengan performa yang sedang menanjak, Pesut Etam ingin menutup laga kandang dengan hasil manis. “Suporter juga bagian dari tim. Selain sesama pemain, merekalah yang ikut membela kami. Kami berjanji akan memberikan yang terbaik,” tegas Rivaldo. (csv)








