Semrawut Tiang di Jalur Pesisir, Gubernur Kaltim Minta PJUTS dan PLN Harus Diatur

Jumat, 2 Januari 2026
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud (baju putih) saat meninjau kondisi PJUTS di Kecamatan Marangkayu, Kukar. (istimewa)

BAIT.ID – Wajah jalur pesisir Kaltim ternyata masih diwarnai pemandangan yang kurang sedap dipandang. Tiang-tiang yang saling berebut ruang. Dalam tinjauan lapangan di penghujung tahun 2025, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyoroti penempatan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang terkesan asal pasang.

Masalah utamanya bukan pada jumlah lampu, melainkan posisi tiang PJUTS yang seringkali tumpang tindih dengan tiang milik PLN. Fenomena ini dianggap sebagai bukti belum maksimalnya koordinasi antara perencanaan penerangan jalan dengan proyek pelebaran jalan. Rudy Mas’ud menegaskan bahwa infrastruktur publik seharusnya tidak hanya berfungsi, tapi juga tertata secara estetika.

Baca juga  Jalan Bongan–Sotek Siap Dibangun, Bakal Jadi Jalur Vital Penghubung IKN

“PJUTS dan jalan harus dirapikan. Jangan ada lagi tumpang tindih antara tiang PLN dan PJUTS,” tegas Rudy saat menyisir wilayah pesisir Kaltim.

Selain soal keindahan, Gubernur mengingatkan bahwa penempatan tiang yang terlalu mepet ke bahu jalan justru bisa membahayakan pengguna jalan. Beberapa poin penting yang menjadi catatan evaluasi adalah, tiang dilarang terlalu rapat dengan bahu jalan guna meminimalisir risiko kecelakaan. Pengaturan titik lampu harus presisi agar tidak terjadi double penerangan (pemborosan cahaya di satu titik) sementara titik lain gelap.

Baca juga  Pemprov Kaltim Bakal Rombak Total Aturan Alur Kapal

Kemudian Pemprov meminta adanya kontrol ketat terhadap unit PJUTS yang sudah tidak berfungsi agar tidak sekadar menjadi “pajangan” di pinggir jalan.

Selanjutnya, Pemprov Kaltim akan mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan PLN. Tujuannya jelas agar sinkronisasi tata ruang jalan tercipta agar jalur pesisir tidak hanya terang benderang saat malam, tapi juga rapi dan aman bagi siapa saja yang melintas.

Baca juga  Gelombang Aksi Menyebar Luas Akibat Kebijakan Tidak Populis

Harapannya, perbaikan ini bisa mengubah wajah infrastruktur pesisir utara Kaltim menjadi lebih modern dan tertata. (csv)

Bagikan