Gelar Juara Paruh Musim Melayang, Pesut Etam Segera Berbenah Tatap Putaran Kedua

Rabu, 14 Januari 2026
Pemain Borneo FC sejak hari ini akan memulai kembali latihan untuk persiapan memulai putaran kedua liga. (istimewa)

BAIT.ID – Mimpi Borneo FC Samarinda untuk mengunci takhta juara paruh musim Liga 1 2025/2026 harus terkubur di detik-detik terakhir. Kekalahan mengejutkan dari Persita Tangerang pada 9 Januari 2026 lalu dan dibarengi kemenangan dramatis Persib Bandung atas Persija Jakarta pada 11 Januari 2026 memaksa skuad Pesut Etam harus puas turun ke posisi runner-up.

Meski gagal mengklaim titel juara paruh musim, optimisme di kubu Samarinda sama sekali tidak luntur. Dengan 17 laga sisa yang masih tersedia, perburuan gelar juara dipastikan tetap terbuka lebar.

Setelah diberikan jatah libur selama lima hari pasca-laga kontra Persita, Mariano Peralta dan kolega dijadwalkan kembali merumput di pusat latihan hari ini. Head Media Officer Borneo FC, Brilian Sanjaya, menegaskan bahwa waktu istirahat sudah cukup bagi para pemain untuk mengisi ulang energi sekaligus melupakan hasil minor di pekan terakhir.

Baca juga  Program Magister Hukum Untag Samarinda Hadir, Jawab Kebutuhan Pendidikan Tinggi di Kaltim

“Hari ini tim kembali latihan. Pelatih Fabio Lefundes akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan hasil putaran pertama. Kami tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama di paruh kedua nanti,” ungkap Brilian.

Ketatnya persaingan musim ini memang berada di level yang berbeda. Selisih poin yang sangat tipis di antara enam tim teratas membuat posisi klasemen bisa berubah dalam sekejap. “Jarak poin sekarang sangat rapat setelah kami kehilangan poin di beberapa laga terakhir,” tambahnya.

Baca juga  Lokasi Transmigran di Paser Ditentukan Pemerintah Pusat

Menyadari ketatnya persaingan, manajemen Borneo FC langsung bergerak cepat di bursa transfer yang telah dibuka sejak 10 Januari lalu. Dua nama baru resmi didatangkan untuk menambal lubang di skuad Fabio Lefundes. Marcos Astina dan bek sayap berpengalaman, Ardi Idrus.

Untuk Ardi didatangkan dengan status pinjaman dari Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk memperkuat sektor bek kanan yang ditinggal Fajar Fathurrahman. Kehadirannya diharapkan menjadi mentor sekaligus opsi matang di samping nama-nama muda seperti Alfharezzi Buffon dan Dika Kuswardani.

Baca juga  Polemik Belum Usai, Driver Ojek Online Desak Dishub Kaltim Bertindak Tegas

Sedangkan Marcos Astina jadi pemain asing anyar ini diplot untuk melengkapi kuota legiun asing Pesut Etam menyusul dipinjamkannya Aldair Simanca ke PSIS Semarang.

Selain mendatangkan tenaga baru, Borneo FC juga melakukan cuci gudang dengan meminjamkan beberapa penggawa muda ke klub lain demi menit bermain yang lebih kompetitif. Saat ditanya mengenai potensi tambahan pemain baru lagi, pihak manajemen masih menutup rapat pintu informasi. “Untuk tambahan pemain sementara ini belum ada kabar terbaru lagi. Kita lihat saja perkembangannya,” pungkas Brili. (csv)

Bagikan