Bursa Transfer Pesut Etam: Manuver Berani Manajemen, Antara Cuci Gudang dan Teka-Teki Striker Brasil

Senin, 19 Januari 2026
Skuad Borneo FC terus meningkatkan intensitas latihan menjelang paruh kedua kompetisi. (istimewa)

BAIT.ID – Genderang bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 mulai ditabuh, dan Borneo FC Samarinda langsung menjadi pusat perhatian. Tak ingin sekadar menjadi penggembira di putaran kedua, manajemen Pesut Etam mulai melakukan perombakan besar-besaran setelah performa skuat asuhan Fabio Lefundes menunjukkan sinyal mengendur di pengujung putaran pertama.

Sejauh ini, tim kebanggaan masyarakat Kota Tepian telah meresmikan dua amunisi baru untuk mempertebal kedalaman skuat. Marcos Astina dan bek sayap berpengalaman, Ardi Idrus. Namun, kejutan sebenarnya bukan pada siapa yang datang, melainkan pada masifnya gelombang pemain yang meninggalkan Stadion Segiri.

Baca juga  Dramatis di Segiri! Gol Telat Koldo Obieta Bawa Borneo FC Terkam PSIM Yogyakarta

Borneo FC tampaknya sedang melakukan pembersihan skuat secara total. Demi memberikan jam terbang, sederet talenta muda seperti Rangga Sumarna, Asgal Habib, Faris Adi hingga Haykal Alhafiz resmi “disekolahkan” ke klub lain dengan status pinjaman. Di sektor legiun asing, bek Aldair Simanca juga dipastikan menyeberang ke PSIS Semarang.

Kejutan terbesar yang membuat fans terperangah adalah kepastian hengkangnya Fajar Fathurrahman. Salah satu wingback terbaik tanah air ini resmi berpisah setelah masa baktinya berakhir. Tak berhenti di situ, lini depan pun ikut tergerus setelah bomber Brasil, Douglas Coutinho, memutuskan hijrah ke Liga Malaysia untuk memperkuat Penang FC.

Baca juga  Borneo FC Ogah "Kasih Kendor", Fabio Lefundes Incar Konsistensi di Jalur Juara

Eksodus pemain Pesut Etam tampaknya tidak hanya itu. Kabar mengejutkan datang dari Padang. Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, melalui media sosialnya membocorkan bahwa pihaknya telah mengunci kesepakatan dengan penyerang sayap milik Borneo FC.

“Alhamdulillah, winger asing yang baru dari Borneo sudah menandatangani offering letter,” ungkap Andre. Meski nama belum disebut secara gamblang, rumor kencang berembus bahwa Maicon Souza adalah sosok yang dimaksud.

Jika benar, maka Borneo FC akan kehilangan satu lagi pilar ofensifnya.Lantas, siapa yang akan mengisi lubang di lini depan? Radar transfer kini mengarah kuat pada sosok Matheus Leiria, striker tajam asal Brasil berusia 30 tahun. Kode keras sudah terlihat di jagat maya setelah akun Instagram resmi Borneo FC dan sang pemain terpantau sudah saling mengikuti (follow).

Baca juga  Pemprov dan DPRD Kaltim Lobi Kemenkeu, Minta Dana Transfer Tidak Dipangkas

Manuver berani ini menjadi pertaruhan besar bagi Fabio Lefundes. Kini, para pendukung setia Borneo FC tinggal menanti, apakah perombakan ekstrem ini akan menjadi kunci untuk merebut takhta juara, atau justru menjadi bumerang bagi konsistensi tim di putaran kedua. (csv)

Bagikan