Jelang Ramadan, Pemkot Samarinda Pasang Kuda-Kuda Amankan Harga Pangan

Selasa, 20 Januari 2026
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda mulai bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026. Fokus utama untuk memastikan stok pangan aman dan dompet warga tidak tercekik inflasi.

Langkah antisipasi ini dibahas serius dalam rapat koordinasi internal bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Kota, Senin 19 Januari 2026. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya sekadar memantau data di atas kertas. “Pemkot Samarinda harus benar-benar siap. Tidak hanya memprediksi, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga di lapangan,” ujar Saefuddin.

Baca juga  Perlu Kajian untuk Pisahkan OPD di Samarinda

Saefuddin menekankan bahwa periode hari besar keagamaan selalu dibarengi dengan kenaikan permintaan masyarakat. Baginya, koordinasi antar-instansi adalah kunci agar harga tidak liar di pasaran. Ia menuntut adanya tindakan nyata, mulai dari pengawasan jalur distribusi hingga intervensi pasar jika diperlukan.

Beberapa strategi coba diterapkan seperti pemantauan real-time secara ketat terhadap harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional dan modern. Memastikan kelancaran distribusi agar rantai pasok pangan tidak terhambat menuju Samarinda. Serta kolaborasi lintas sektor antara OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Baca juga  Mahasiswa Demo Kantor Gubernur, Curiga Ada Relasi Gelap Kekuasaan di Lingkungan Pemprov Kaltim

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Pemkot Samarinda berharap masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa perlu khawatir akan gejolak harga pangan yang biasanya melonjak di tengah tahun. (csv)

Bagikan