BAIT.ID – Jendela transfer paruh musim Liga 1 2025/2026 telah resmi diketuk sejak 6 Januari lalu. Tak ingin kehilangan momentum, Borneo FC Samarinda langsung tancap gas melakukan evaluasi besar-besaran demi menjaga napas di jalur perburuan gelar juara.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan bahwa bongkar pasang skuat di tengah musim adalah hal yang lumrah demi menjaga stabilitas performa Pesut Etam. Menurutnya, setiap langkah yang diambil merupakan hasil sinkronisasi antara visi manajemen dan kebutuhan taktik tim pelatih.
Dandri mengungkapkan bahwa kepergian beberapa pilar lama bukan tanpa alasan. Faktor teknis dan kontribusi di lapangan menjadi rapor utama yang dinilai oleh pelatih. “Di dalam sebuah klub, pembenahan itu hal yang lazim. Ini adalah buah pemikiran bersama antara manajemen dan pelatih demi kebaikan tim. Secara teknis, pelatih punya pertimbangan sendiri, mungkin ada pemain yang dirasa kurang memberikan kontribusi maksimal,” ujar Dandri.
Ia menambahkan bahwa manajemen kini tengah bergerak cepat mencari solusi, baik mendatangkan amunisi baru maupun mengoptimalkan sumber daya yang ada. “Kami masih menunggu evaluasi final sebelum laga krusial pada 23 Januari 2026 mendatang,” imbuhnya.
Duduk di peringkat kedua klasemen sementara tak lantas membuat Borneo FC jemawa. Dandri menyadari bahwa mempertahankan posisi di papan atas jauh lebih sulit daripada mengejarnya. Apalagi, tim-tim penghuni top two bakal dihadapkan pada jadwal padat karena berpotensi melakoni tiga hingga empat kompetisi sekaligus, termasuk Piala Indonesia.
“Tantangan terbesarnya adalah konsistensi. Fondasi tim harus kuat dari sekarang karena agenda ke depan sangat berat,” tegasnya.
Sejak awal musim, Borneo FC memang dikenal berani memadukan pemain muda berbakat dengan pilar senior berpengalaman. Bagi Dandri, kombinasi ini adalah kunci untuk menghadapi ketatnya persaingan liga. “Posisi kedua saat ini adalah bukti kerja keras. Kombinasi pemain muda, senior, dan rekrutan baru adalah bagian dari strategi kami sesuai regulasi. Kami siap bertarung habis-habisan untuk menjaga peluang juara tetap terbuka lebar,” tutupnya. (csv)








