Unmul Kini Punya Fasilitas Baru, Wagub Kaltim: Siapkan Darah Segar untuk Birokrasi

Jumat, 30 Januari 2026
Bangunan gedung baru Prodi PIN Fisipol Unmul yang baru saja diresmikan. (istimewa)

BAIT.ID – Upaya memoles kualitas birokrasi di Kaltim mendapat suntikan fasilitas baru. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meresmikan selesainya rehabilitasi total Gedung Program Studi S1 Pemerintahan Integratif (PIN) FISIP Unmul di Jalan Sei Kelian, Samarinda, Jumat 30 Januari 2026.

Gedung ini bukan sekadar renovasi fisik biasa. Pemprov Kaltim menaruh harapan besar agar kampus ini menjadi kawah candradimuka bagi calon pemimpin daerah. Seno Aji menekankan bahwa mahasiswa PIN adalah calon pemegang estafet kepemimpinan yang akan mengisi pos-pos strategis di pemerintahan di masa depan. “Pendidikan itu kunci. Anak-anak muda di prodi Pemerintahan Integratif inilah yang nantinya akan menggerakkan roda birokrasi kita,” ujar Seno Aji di sela acara peresmian.

Baca juga  Samarinda Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi hingga Akhir 2025

Salah satu poin menarik yang disinggung Wagub adalah posisi tawar prodi ini. PIN FISIP Unmul disebut-sebut sebagai satu-satunya prodi pemerintahan yang memiliki daya saing setara dengan kampus-kampus serupa di Pulau Jawa.Tak hanya membangun gedung, pemerintah daerah juga menjanjikan karpet merah bagi para lulusannya.

Pemprov Kaltim membuka pintu lebar untuk program magang hingga kolaborasi langsung dengan 10 kabupaten/kota di Kaltim. Bahkan, untuk mendukung ekosistemnya, skema beasiswa hingga kebijakan kuliah gratis tanpa UKT tetap menjadi prioritas.

Baca juga  Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2025: Bankeu dan Hibah Dipangkas, Pokir Masih Tetap

Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, memaparkan bahwa proyek ini mencakup area yang cukup luas, yakni sekitar 4.182 meter persegi. Fasilitas yang tersedia kini jauh lebih mumpuni untuk menunjang kehidupan akademik mahasiswa, seperti gedung perkuliahan ada 4 lantai untuk ruang belajar. Gedung Administrasi ada 2 lantai jadi pusat layanan mahasiswa. Hunian mahasiswa dengan asrama putra (3 lantai) dan asrama putri (2 lantai). Ditambah fasilitas pendukung seperti gedung serbaguna untuk berbagai kegiatan.

Baca juga  APBD Kaltim 2026 Terpangkas, Infrastruktur dan Program Gratispol Ikut Dikurangi

Dengan fasilitas yang kini lebih modern dan terintegrasi, mahasiswa diharapkan tidak lagi terkendala masalah infrastruktur dan bisa fokus sepenuhnya pada pengembangan kapasitas diri sebelum terjun ke dunia kerja pemerintahan yang sesungguhnya. (csv)

Bagikan