Upaya Menggaet Pembeli, Disdag Samarinda Gelar Pelatihan Digital bagi Pedagang Pasar Pagi

Senin, 21 September 2026
Pedagang Pasar Pagi saat mengikuti pelatihan promosi digital oleh Dinas Perdagangan Samarinda. (istimewa)

BAIT.ID – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda mulai menggelar pelatihan pemasaran digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para pedagang Pasar Pagi, pekan lalu. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas sepinya aktivitas perdagangan pascarevitalisasi fisik gedung pasar tersebut.​

Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani, mengungkapkan bahwa pelatihan ini digagas untuk menindaklanjuti keluhan dan aspirasi pedagang yang sebelumnya disampaikan dalam dengar pendapat (hearing) bersama Komisi II DPRD Kota Samarinda.​”Kami minta bantuan pihak luar yang bersedia membagikan ilmu tentang strategi jualan online. Harapannya pedagang tidak hanya berpangku tangan menunggu pembeli datang, tetapi bisa aktif menjangkau konsumen lebih luas,” ujar pejabat yang akrab disapa Yama tersebut.​

Baca juga  Memangkas Jarak ke Mahulu: Bandara Ujoh Bilang Siap Beroperasi Februari

Pada tahap awal, pelatihan yang memanfaatkan ruko kosong di Lantai II Pasar Pagi ini baru diikuti oleh 10 orang pedagang. Yama bergeming bahwa pembatasan jumlah peserta dilakukan agar materi pembelajaran dapat diserap secara intensif.

​Ia menambahkan, Disdag merencanakan kelas lanjutan yang dikelompokkan berdasarkan komoditas dagang—seperti konveksi, aksesori, hingga sembako—jika program awal ini menunjukkan respons positif dari para pedagang.​

Baca juga  Ratusan Sopir Truk Kepung Balai Kota, Protes Kebijakan Pengisian Solar

Meski demikian, efektivitas pelatihan digital ini masih menghadapi tantangan adaptasi, mengingat sebagian besar pedagang pasar tradisional terbiasa dengan pola transaksi konvensional. Keberhasilan program ini juga bergantung pada konsistensi pendampingan serta daya beli masyarakat yang tak semata dipengaruhi oleh promosi di media sosial. (csv)

Bagikan