BAIT.ID – Laga tensi tinggi mewarnai pekan ketiga Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 20 September 2026 sore. Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Bali United dalam pertandingan dramatis yang diwarnai tiga kartu merah.
βSejak peluit awal dibunyikan, duel sengit langsung tersaji di lapangan. Pesut Etam mengambil inisiatif serangan lebih dulu pada menit ke-9 lewat sepakan spekulasi Asgal Habib. Namun, penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer, tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
βHauptmeijer kembali menjadi penemu tembok kokoh Serdadu Tridatu saat menepis eksekusi tembakan bebas Juan Villa. Tak berhenti di situ, ancaman lanjutan dari sang kapten pada menit ke-21 juga masih menyamping tipis di sisi gawang.β
Tensi panas memuncak pada menit ke-35 saat friksi antarpemain tak terelakkan. Wasit bergerak tegas dengan mengganjar kartu merah langsung kepada penyerang Bali United, Rahmat Arjuna, serta bek Borneo FC, Rifad Marasabessy. Insiden tersebut memaksa kedua tim melanjutkan laga dengan masing-masing 10 pemain.
Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah pada paruh kedua. Pada menit ke-54, Borneo FC mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan dingin oleh Juan Villa. Tembakannya berhasil menggetarkan jala lawan sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-0.β
Petaka bagi Bali United berlanjut 16 menit berselang. Serdadu Tridatu harus bermain dengan 9 orang setelah Tim Receveur diganjar kartu merah langsung akibat melanggar pemain Borneo FC dalam posisi sebagai orang terakhir (last man).β
Unggul jumlah pemain, Borneo FC sukses menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Borneo FC, sementara Bali United harus pulang tanpa poin dari Samarinda. (csv)








