Struktur Golkar Samarinda Belum Diumumkan, Andi Satya Tunggu Restu DPD Kaltim

Senin, 19 Oktober 2026
Ketua DPD II Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra

BAIT.ID – Kepemimpinan Andi Satya Adi Saputra di Golkar Samarinda sudah ditetapkan melalui Musyawarah Daerah (Musda) pada 7–8 Agustus 2026. Namun, hampir dua bulan berselang, susunan pengurus yang akan mendampinginya belum juga diumumkan ke publik. Finalisasi struktur kini menunggu proses di tingkat DPD I Golkar Kaltim.

Andi Satya yang terpilih secara aklamasi mengaku telah merampungkan komposisi kepengurusan. Daftar nama calon pengurus itu juga sudah diserahkan kepada DPD I Golkar Kaltim untuk diproses sebelum diterbitkan surat keputusan (SK). “Susunan pengurus sudah diajukan ke DPD I (Golkar Kaltim),” kata Andi Satya.

Baca juga  Ambisi Waterfront Road Kaltim: Solusi Macet atau Beban APBD Rp7 Triliun?

Belum terbitnya SK membuat nama-nama yang akan mengisi posisi strategis di tubuh Golkar Samarinda masih menjadi tanda tanya. Andi Satya belum bersedia membeberkan komposisi lengkap kepengurusan dan memilih menunggu keputusan resmi partai.

Meski demikian, ia memastikan struktur baru tidak hanya diisi kader lama. Sejumlah wajah baru juga akan mendapat tempat dalam kepengurusan. Komposisi tersebut, menurut dia, disusun dengan mempertimbangkan kapasitas dan kemampuan masing-masing kader. “Pokoknya ada wajah lama. Ada juga wajah baru,” ujarnya.

Selain menyatukan kader lama dan baru, Andi Satya memberi perhatian pada keterlibatan generasi milenial dan Generasi Z. Ia menilai, kehadiran dua kelompok tersebut perlu tercermin dalam struktur organisasi, bukan sebatas menjadi sasaran pendekatan politik saat pemilu.

Baca juga  Teka-teki Struktur Beringin Kaltim: Menanti "Lampu Hijau" dari Slipi

Menurut Andi Satya, partai perlu membuka ruang bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam aktivitas politik dan pengambilan keputusan organisasi. Karena itu, ia memastikan unsur milenial dan Gen Z akan masuk dalam kepengurusan Golkar Samarinda. “Enggak relevan dong kalau pengurus enggak berasal dari dua generasi itu. Makanya saya memastikan struktur pengurus mesti melibatkan mereka,” katanya.

Baca juga  DPRD Kaltim Minta Penerapan WFA Tidak Hambat Kinerja Pelayanan Publik

Pelibatan generasi muda menjadi salah satu arah yang ingin dibawa Andi Satya dalam kepemimpinannya. Namun, komposisi final pengurus sekaligus pembagian posisi di dalamnya masih menunggu pengesahan dari tingkat provinsi.

Dengan demikian, pekerjaan berikutnya bukan lagi menyusun daftar nama, melainkan menuntaskan proses penetapan agar kepengurusan baru dapat segera diumumkan dan menjalankan agenda organisasi.Hingga SK resmi diterbitkan, publik masih harus menunggu siapa saja kader yang akan mendampingi Andi Satya memimpin Golkar Samarinda. (csv)

Bagikan