Jalan Penghubung Baru Kutim–Berau Segera Dibangun, Warga Dukung Jalur Eksisting

Selasa, 2 September 2025
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Arfan

BAIT.ID – Rencana pembangunan jalan penghubung dari Kutai Timur (Kutim) menuju Berau akhirnya mendapat lampu hijau dari Pemprov Kaltim. Jalur ini diharapkan menjadi akses baru yang memperlancar mobilitas antar kabupaten sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Arfan, menyebut aspirasi warga sejak awal cukup jelas. Pembangunan diminta mengikuti jalur eksisting yang telah lama digunakan, yakni jalur jembatan Sungai Nibung hingga Simpang KM 46, Biatan. “Permintaan warga sederhana, gunakan jalur lama yang sudah ada. Selain mendukung perekonomian desa, jalur ini tidak perlu pembebasan lahan,” kata Arfan.

Baca juga  Ranperda PPPLH Lindungi Petani Ladang Berpindah

Menurutnya, jika pemerintah memaksakan jalur baru, manfaat langsung bagi masyarakat justru bisa berkurang karena tidak melewati permukiman utama.

Hal senada disampaikan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim. Kepala Bidang Bina Marga, Muhran, menjelaskan pihaknya telah meninjau lapangan pada 21 Agustus 2025 lalu. Hasilnya, jalur eksisting resmi masuk dalam proses Detail Engineering Design (DED). “Trase utama tetap mengikuti jalur yang diusulkan masyarakat. Hanya ada sedikit pelurusan sepanjang dua hingga tiga kilometer untuk efisiensi,” ujar Muhran.

Baca juga  Syahrul Trisna Resmi Perkuat Borneo FC, Barisan Kiper Makin Tangguh

Komisi III DPRD Kaltim menyambut positif keputusan tersebut. Apalagi, dalam rapat bersama, Camat Sangkulirang hingga kepala desa memastikan masyarakat siap mendukung pembangunan tanpa menuntut ganti rugi atas lahan maupun tanaman tumbuh. “Ini langkah maju. Biasanya proyek terhambat karena klaim ganti rugi, tapi kali ini warga justru memberi dukungan penuh,” tegas Arfan.

Baca juga  DPRD Kaltim Minta Pemprov Terapkan Sanksi dan Apresiasi Bagi Wajib Pajak

Dengan dukungan penuh masyarakat dan kepastian trase jalan, proyek penghubung Kutim–Berau ini diharapkan segera terealisasi dan menjadi jalur vital baru di wilayah utara Kaltim. (csv)

Bagikan