BAIT.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim memperkenalkan aplikasi Satu Akses Kalimantan Timur Menuju Generasi Emas (SAKTI GEMAS), sebuah platform layanan publik terintegrasi yang menghadirkan fitur unggulan “Lapor Wal”. Melalui fitur ini, masyarakat bisa menyampaikan laporan maupun pengaduan langsung kepada Gubernur.
Untuk memastikan pemanfaatannya optimal, Diskominfo melalui Bidang Aplikasi Teknologi Informatika (Aptika) menggelar pelatihan bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari 48 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel Midtown Express.
Fokus pelatihan adalah pengelolaan laporan melalui Aplikasi Sentral Analitik Data (Senada), mulai dari tata cara input, tindak lanjut, hingga pelaporan progres penanganan masalah. Sistem ini juga telah terintegrasi dengan SP4N Lapor, sehingga aduan masyarakat bisa langsung masuk ke Senada dan ditampilkan di fitur SAKTI GEMAS.
Plt. Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kaltim, Fery, menegaskan bahwa integrasi ini dirancang agar laporan masyarakat bisa lebih cepat sampai ke Gubernur dan langsung mendapat tindak lanjut dari OPD terkait. “Dengan pelatihan ini, laporan dari SP4N Lapor bisa langsung diinput ke Senada, muncul di SAKTI GEMAS, dan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Diskominfo berharap, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas PPID, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Kehadiran SAKTI GEMAS diharapkan mempercepat penyelesaian persoalan di Kaltim sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih transparan, terintegrasi, dan responsif. (csv)








