Andi Harun Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Gerus TPP Pegawai

Jumat, 17 Oktober 2025
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

BAIT.ID – Rencana pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) sempat memicu kekhawatiran di kalangan pegawai, terutama soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan efisiensi anggaran tidak akan dilakukan dengan cara mengorbankan hak pegawai, baik ASN, PPPK, maupun Non-ASN.

“Efisiensi belanja bukan untuk mengorbankan hak pegawai, tetapi agar keuangan daerah tetap stabil,” tegas Andi Harun.

Baca juga  Borneo FC Tergabung di Grup D ACGL, Mauro Jeronimo Pantang Remehkan Lawan

Ia menjelaskan, penyesuaian anggaran difokuskan pada stabilitas keuangan daerah. Pemerintah kota akan melakukan rasionalisasi pada beberapa pos belanja, namun pemotongan gaji atau tunjangan pegawai bukanlah pilihan.

Wali Kota juga meminta seluruh perangkat daerah untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong inovasi pengelolaan anggaran. Dengan begitu, pembangunan tetap bisa berjalan meski menghadapi tekanan fiskal.

Baca juga  Banggar Siap Bahas Ulang APBD 2026, Imbas Pemotongan Dana Bagi Hasil

Optimisme Andi Harun bukan tanpa alasan. Sejak 2021, APBD Samarinda melonjak dari Rp2,57 triliun menjadi Rp5,8 triliun. PAD juga meningkat tajam dari Rp280 miliar menjadi Rp1,2 triliun pada 2025. Capaian ini disebutnya sebagai bukti nyata transformasi dan kemajuan kota.“Dengan disiplin dan optimisme, bukan mengeluh — itulah identitas Samarinda,” pungkasnya. (csv)

Baca juga  Samarinda Bersiap Sambut Ramadan: Bahas Aturan THM hingga Skema Zakat
Bagikan