BAIT.ID – Keselamatan pengguna jalan di tiga jalur utama Kota Samarinda terancam akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU). Meski potensi bahaya mengintai setiap malam, perbaikan fasilitas di Jalan Pahlawan, Jalan dr. Soetomo, dan Jalan S. Parman dipastikan tertunda lantaran terbentur keterbatasan anggaran daerah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengakui kondisi gelap gulita di tiga kawasan tersebut. Namun, pengerjaan fisik belum dapat dieksekusi dalam waktu dekat karena tidak teralokasi pada anggaran murni tahun ini. “Anggarannya belum ada,” kata Manalu saat dikonfirmasi, pekan lalu.
Sebagai langkah lanjutan, Dishub Samarinda berencana mengusulkan alokasi dana peremajaan LPJU pada pembahasan APBD Perubahan mendatang. Meski demikian, kepastian pengerjaannya masih bergantung penuh pada kemampuan fiskal pemerintah daerah. ”Kalau memang tersedia anggaran, kita usahakan di anggaran perubahan. Tapi kalau sekarang belum ada,” ujarnya.
Berdasarkan inventarisasi awal Dishub, kerusakan pada ketiga ruas jalan tersebut membutuhkan peremajaan menyeluruh, meliputi penggantian komponen lampu, jaringan kabel, hingga tiang listrik. Total kebutuhan dana untuk menuntaskan proyek ini diperkirakan mencapai Rp10 miliar. “Kami sudah nilai kebutuhan anggaran untuk perbaikan itu, angkanya tidak kecil,” pungkasnya. (csv)







