Anggaran Terbatas, Dispora Kaltim Minta Cabor Lebih Efektif

Senin, 17 November 2025
Kepala Diskominfo Kaltim, M Faisal

BAIT.ID – Pelaksana tugas Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, tak menampik penurunan anggaran daerah jadi tantangan besar bagi para atlet dan pengurus cabang olahraga (cabor). Situasi fiskal yang tertekan akibat berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) membuat seluruh pihak harus bekerja lebih kreatif dan strategis.

“Dengan DBH menurun, ini jadi tantangan bagi pengurus maupun atlet. Kita harus cari cara agar target tiga besar PON yang ditetapkan Pemprov Kaltim tetap bisa dicapai,” ujar Faisal belum lama ini.

Baca juga  Rudy Mas’ud Jawab Polemik Gratispol: Program Perdana, Masih Butuh Pembenahan

Meski menghadapi keterbatasan, Faisal menilai persiapan menuju PON 2028 masih cukup panjang. Dispora akan memulai langkah strategis dengan memetakan kekuatan cabor setelah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

“Setelah Porprov 2026, kami bisa melihat secara jelas cabor mana yang paling berpotensi didorong ke PON 2028. Waktu persiapan masih memadai, hanya memang hambatan terbesar tetap soal anggaran,” jelasnya.

Baca juga  Pemprov Kucurkan Rp 4 Miliar untuk Penanganan Abrasi Pantai Biduk-Biduk

Dispora Kaltim sendiri berkomitmen memprioritaskan cabor yang memiliki peluang besar menyumbang medali. Renang, atletik, dan dansa disebut sebagai lumbung medali yang akan terus diperkuat. Selain itu, cabor bela diri juga menjadi fokus utama karena selama ini menjadi penyumbang medali terbesar bagi Kaltim.

“Kalau lihat statistik, 60 sampai 70 persen medali Kaltim itu datang dari cabor bela diri. Jadi kita cukup kuat di sektor itu,” tambah Faisal.

Baca juga  Ananda Moeis Minta Pemprov–Pemkot Duduk Semeja Bahas Pengendalian Banjir Samarinda

Untuk memastikan strategi berjalan efektif di tengah anggaran terbatas, Dispora Kaltim berencana menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) bersama KONI dan seluruh cabor. Forum ini diharapkan menjadi ruang penyusunan langkah taktis yang terukur demi menjaga peluang meraih target tiga besar PON.

“Kami akan segera gelar FGD untuk menyusun strategi paling optimal dan realistis. Tantangannya jelas ada, tapi semangat untuk mencapai tiga besar tidak boleh padam,” tutupnya. (csv)

Bagikan