BAIT.ID – Borneo FC Samarinda langsung tancap gas demi menjaga asa di jalur juara. Usai rehat sejenak, tim berjuluk Pesut Etam ini resmi memanaskan mesin kembali dalam sesi latihan perdana di Borneo Training Ground (BTG). Latihan ini menjadi gong pembuka rangkaian persiapan matang menyambut putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Di bawah komando langsung Fabio Lefundes, intensitas latihan mulai ditingkatkan. Menariknya, dua rekrutan anyar Borneo FC, Marcos Astina dan Ardi Idrus, sudah nampak batang hidungnya. Keduanya terlihat mulai melebur dengan skuad lama, mencoba membangun chemistry sejak dini.
“Kami sudah memulai persiapan untuk putaran kedua. Ardi Idrus dan Marcos Astina sudah bergabung, tinggal menunggu keputusan teknis berikutnya,” ujar juru taktik asal Brasil tersebut. Eks pelatih Persita Tangerang ini mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya di sesi pembuka. “Anak-anak menunjukkan respons yang sangat baik. Latihan berjalan produktif dan saya harap atmosfer positif ini terjaga hingga liga kembali bergulir,” tambahnya.
Selain fokus pada taktik dan fisik, tim medis Borneo FC juga tengah memantau perkembangan Rivaldo Pakpahan. Pemain yang sebelumnya menepi akibat cedera ini sudah mulai terlihat di lapangan, meski masih menjalani program terpisah. “Dia sudah mulai masuk sesi latihan. Kami akan pantau terus perkembangannya dalam beberapa hari ke depan sebelum diputuskan apakah dia bisa bergabung penuh dengan grup atau tidak,” jelas Lefundes.
Borneo FC menutup putaran pertama dengan catatan impresif. Menghuni posisi runner-up dengan mengantongi 37 poin hasil dari 12 kemenangan, sekali imbang, dan empat kali kalah.
Dengan hanya berselisih satu poin dari sang pemuncak klasemen, Persib Bandung (38 poin), Borneo FC jelas tidak ingin membuang momentum. Persiapan di jeda kompetisi ini akan menjadi kunci bagi Pesut Etam untuk melakukan kudeta di puncak klasemen saat putaran kedua dimulai nanti. (csv)








