BAIT.ID – Duel panas bakal tersaji di pekan ke-7 BRI Liga 1. Borneo FC Samarinda bersiap menjamu Persija Jakarta di Stadion Segiri, dengan misi jelas: tiga poin harus tinggal di Samarinda.
Skuad Pesut Etam tampil dengan kondisi solid. Bek kanan andalan, Fajar Fathurrahman, menegaskan seluruh pemain siap tempur. Ia menilai faktor kekompakan tim dan atmosfer positif di ruang ganti menjadi modal utama untuk mengamankan kemenangan. “Targetnya jelas, main maksimal dan amankan tiga poin. Apalagi ini di kandang sendiri,” ujar Fajar, saat aesi jumpa pers sebelum laga.
Secara rekor, Borneo FC punya catatan impresif atas Macan Kemayoran. Dari 10 pertemuan terakhir, Pesut Etam mendominasi dengan tujuh kemenangan. Persija hanya sekali menang, itupun delapan tahun silam di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, bukan di Segiri.
Meski demikian, Fajar menegaskan bahwa Persija tetap lawan yang berbahaya. “Selalu ada motivasi lebih saat bertemu tim besar seperti Persija. Fokus dan konsistensi jadi kunci,” tambahnya.
Borneo FC musim ini dikenal disiplin dalam transisi. Lini belakang mereka cukup rapat, dengan pressing ketat dari lini tengah yang dipimpin oleh Kei Hirose. Serangan kerap dibangun lewat kombinasi sayap cepat, di mana Fajar dan M Sihran di kanan serta Peralta dan Caxambu di kiri menjadi ancaman utama. Pola ini memungkinkan Borneo untuk cepat mengurung lawan, terutama ketika bermain di Segiri yang terkenal dengan tekanan suporter fanatik.
Sebaliknya, Persija masih mencari kestabilan. Macan Kemayoran sering mengandalkan build-up dari kaki Allano Lima di lini tengah, ditambah pergerakan fleksibel Maxwell di lini depan. Namun kelemahan mereka terlihat di sektor pertahanan: koordinasi bek tengah dan full-back sering kali terlambat menghadapi serangan balik cepat lawan.
Duel kali ini diprediksi menjadi pertarungan antara kecepatan sayap Borneo FC melawan pengalaman lini depan Persija. Jika pressing Borneo berjalan efektif, peluang besar bagi tuan rumah untuk kembali melanjutkan tren positif atas Macan Kemayoran. (csv)








