Cakupan Jargas Bertambah, Pemkot Samarinda Usulkan Tim Tanggap Aduan

Selasa, 23 September 2025
Asisten II Sekkot Samarinda, Marnabas Patiroy

BAIT.ID – Program jaringan gas (jargas) rumah tangga di Samarinda terus diperluas. Tahun ini saja, Kota Tepian mendapat tambahan 7.619 sambungan rumah (SR) yang dibangun langsung oleh Kementerian ESDM melalui dana APBN. Jumlah ini melengkapi 10.005 sambungan yang sudah lebih dulu terpasang.

Namun, perluasan layanan ini juga menuntut adanya peningkatan sistem respons terhadap berbagai kendala di lapangan. Karena itu, Pemkot Samarinda mengusulkan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menampung sekaligus menindaklanjuti aduan masyarakat terkait jargas.

Baca juga  Pemkot Samarinda Sigap, Stok Bahan Pokok Dijamin Aman Jelang Nataru

“Asupan sambungan baru berarti semakin banyak warga yang bergantung pada jargas. Maka setiap keluhan, entah soal kebocoran, kerusakan, maupun masalah tagihan, harus bisa ditangani cepat. Masyarakat tidak boleh dibiarkan menunggu lama,” tegas Asisten II Setkot Samarinda, Marnabas Patiroy.

Menurutnya, meski selama ini tingkat kebocoran jargas relatif kecil, sistem tanggap darurat tetap wajib dibangun. Pemkot juga mendorong agar pengelola jargas menyiapkan kantor layanan resmi dan tim teknis yang siap setiap saat.

Baca juga  BK DPRD Kaltim Fokus Bahas Etik Kedewanan, Telusuri Komentar Abdul Giaz di Medsos

Marnabas menambahkan, program jargas merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan warga pada LPG 3 kilogram. Karena itu, selain sosialisasi manfaatnya, pemkot juga berkomitmen mengawal kualitas pelayanan agar konsumen merasa terlindungi.

“Program ini murah dan bermanfaat. Tapi keberhasilannya akan ditentukan oleh profesionalitas layanan. Itu sebabnya kami usulkan pembentukan TRC, sekaligus menyiapkan mekanisme pengaduan yang jelas,” katanya.

Baca juga  Pemkot Samarinda Tetap Jalankan Program Prioritas di Tengah Penurunan Kapasitas Fiskal

Pemasangan sambungan baru ditargetkan selesai dalam delapan bulan. Selama proses berlangsung, masyarakat diharapkan bisa mendukung dan memaklumi dampak sosial yang timbul, seperti pekerjaan penggalian. Pemkot juga memastikan akan kembali mengusulkan tambahan sambungan di tahun mendatang. (csv)

Bagikan