Cara Tepat Cek Volume Oli Mesin Motor Bekas Lewat Dipstik

Jumat, 17 Oktober 2025
Untuk memgetahui volume oli motor bisa dilihat dari dipstik tutup oli. (ilustrasi)

BAIT.ID – Meski terlihat sepele, mengecek kondisi oli mesin motor lewat dipstik sering kali dilakukan dengan cara yang keliru. Padahal, alat ini punya peran penting untuk memastikan pelumasan mesin tetap optimal.

Dipstik oli -yang juga berfungsi sebagai tutup oli pada blok mesin- dilengkapi batang plastik dengan penanda batas oli di bagian ujungnya. Dari penanda inilah, pemilik motor bisa mengetahui seberapa banyak oli tersisa dan apakah kondisinya masih layak pakai atau sudah waktunya diganti.

Baca juga  Andi Harun Sampaikan Ceramah Maulid Nabi, Ajak Warga Meneladani Kebaikan Rasulullah

“Lewat dipstik, kalian bisa cek volume oli serta kualitasnya. Kalau warnanya sudah pekat atau levelnya di bawah batas, artinya sudah waktunya ganti,” jelas Suryo, mekanik bengkel R59 Racing, Ciputat, Tangerang Selatan.

Namun, pengecekan ini tidak bisa dilakukan saat mesin panas. Saat suhu mesin tinggi, oli belum sepenuhnya turun ke bak penampungan, sehingga hasil pengukuran jadi tidak akurat. Selain itu, membuka dipstik saat mesin panas juga berisiko membuat tangan terkena cipratan oli panas.

Baca juga  DPK Kaltim Dorong Budaya Membaca Lewat Lomba Puisi dan Bedah Buku

Agar hasilnya tepat, lakukan pemeriksaan saat mesin dalam kondisi dingin, lalu pastikan level oli berada di antara batas atas dan bawah pada dipstik. Jika volume berada di bawah garis batas bawah, segera lakukan penambahan atau penggantian oli.

Dengan cara sederhana ini, performa mesin motor bekas tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan akibat pelumasan yang buruk. (csv)

Baca juga  ‘Wonder Man’ Siap Guncang Layar Kaca Awal 2026, Marvel Hadirkan Sentuhan Meta dan Hollywood Glamour
Bagikan