BAIT.ID – Usai proyek fisik Pasar Pagi rampung, perhatian Pemkot Samarinda kini beralih ke sistem drainase di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan sekitar pasar legendaris itu tetap nyaman dan bebas genangan.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan agar perbaikan drainase dilakukan dengan standar tinggi. Ia meminta pihak kontraktor memperhatikan kualitas bahan dan ketepatan pengerjaan, terutama di Jalan Mas Tumenggung yang menjadi salah satu akses utama ke kawasan pasar. “Saya ingin agar pengerjaan dilakukan dengan standar yang tinggi,” tegas Andi Harun saat rapat koordinasi terkait proyek tersebut, Rabu, 22 Oktober 2025.
Selain itu, Andi juga menyoroti sistem drainase di Jalan Pandai yang terhubung langsung dengan area Pasar Pagi. Ia menekankan agar saluran air di kawasan itu berfungsi optimal, sehingga air hujan tidak menimbulkan genangan maupun masuk ke area pasar.
“Jangan sampai air justru mengalir ke dalam pasar. Sirkulasi air harus benar-benar lancar,” ujarnya.
Wali Kota juga mengingatkan agar proses pengerjaan tidak mengganggu aktivitas warga maupun pedagang di sekitar lokasi. Ia menutup rapat dengan arahan agar setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara cermat, memperhatikan aspek teknis, estetika, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Semua harus direncanakan matang. Jangan asal selesai, tapi hasilnya harus membawa manfaat nyata,” pungkasnya. (csv)








