BAIT.ID – Pemprov Kaltim untuk memperluas akses digital di wilayah pedesaan mulai menunjukkan hasil nyata. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengungkapkan bahwa saat ini 610 dari total 841 desa di kabupaten dan kota se-Kaltim telah menikmati koneksi internet yang sangat baik.
Menurut Rudy, capaian ini merupakan langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan informasi di seluruh pelosok daerah. “Kehadiran internet di desa-desa sangat sesuai dengan program prioritas Pemprov Kaltim. Tujuannya jelas, untuk mendukung kecerdasan anak-anak Kaltim dan mempercepat pelayanan publik berbasis digital hingga ke pelosok,” ujarnya belum lama ini.
Ia menegaskan, digitalisasi dan literasi merupakan dua hal yang saling berkaitan erat. Dengan tersedianya internet, masyarakat desa kini semakin mudah mengakses informasi, sementara anak-anak pun terdorong untuk lebih gemar membaca dan belajar.
“Kami akan terus dorong terwujudnya Desa Internet agar anak-anak Kaltim semakin gemar membaca, didukung fasilitas digital yang memadai,” lanjutnya.
Rudy berharap Kaltim ke depan benar-benar menjadi Provinsi Literasi, di mana generasi mudanya memiliki budaya membaca yang kuat dan terbiasa berpikir kritis. Untuk mempercepat pemerataan akses internet, ia juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim untuk berperan aktif mendukung program ini.
“Internet dan digitalisasi wajib kita hadirkan di seluruh desa di Kaltim. Kami berharap perusahaan ikut membantu menghadirkan koneksi internet di desa sekitar wilayah operasi mereka,” tegasnya.
Menurut Gubernur, keberhasilan digitalisasi desa bukan hanya soal teknologi, melainkan juga langkah nyata menuju masyarakat Kaltim yang lebih cerdas, melek informasi, dan siap bersaing di era digital. (csv)








