Hetifah Ajak Publik Melek Statistik Sebagai Dasar Kebijakan

Kamis, 16 Oktober 2025
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (tengah), saat menghadiri Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Literasi Statistik Masyarakat di Samarinda.

BAIT.ID – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendorong masyarakat ikut berperan aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Ia menilai literasi statistik menjadi kunci penting dalam perumusan kebijakan pembangunan yang akurat dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa merancang kebijakan tanpa data yang akurat. Statistik bukan hanya angka, tapi potret nyata kondisi masyarakat,” kata Hetifah saat menghadiri Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Literasi Statistik Masyarakat di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis, 16 Oktober 2025.

Baca juga  Produksi Padi Kaltim Tumbuh 9,19 Persen, Topang Ketahanan Pangan Daerah

Hetifah menyebut, partisipasi publik akan menentukan kualitas data yang dihasilkan dalam sensus mendatang. Karena itu, ia meminta masyarakat memberikan informasi secara terbuka dan jujur kepada petugas BPS. “Dari data yang kita berikan hari ini, akan lahir kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pusat mulai gencar melakukan sosialisasi SE2026 ke berbagai kalangan. Selain masyarakat umum, kegiatan ini juga menyasar mahasiswa, pelaku UMKM, dan komunitas lokal. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya statistik dalam perencanaan pembangunan.

Baca juga  Bawaslu Kaltim Buka Data Pengawasan Pemilu, Partai Politik Didorong Berbasis Analisis

Plt Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI, M. Ari Nugraha, dan Kepala BPS Provinsi Kaltim, Yusniar Juliana, turut hadir dalam acara tersebut. Sekitar 100 peserta mengikuti sosialisasi, terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat.

Hetifah menyatakan Komisi X DPR RI mendukung penuh langkah BPS memperkuat literasi statistik nasional. Menurut dia, data yang valid menjadi dasar pengambilan keputusan publik yang lebih tepat sasaran. “Kolaborasi antara DPR, BPS, dan masyarakat harus terus dijaga. Dari data yang kuat, pembangunan bisa lebih terarah,” kata Hetifah. (csv)

Baca juga  Memburu Data Akurat: Kaltim Mulai Persiapkan Evaluasi Statistik Sektoral 2026
Bagikan