Insinerator Samarinda Seberang Harus Bawa Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Dibangun

Rabu, 22 Oktober 2025
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Shamri Saputra

BAIT.ID – Proyek pembangunan insinerator di Kecamatan Samarinda Seberang mulai bergerak. Tahapan awalnya ditandai dengan penertiban bangunan warga pada Selasa, 21 Oktober 2025. DPRD Samarinda pun mengingatkan pemerintah, pembangunan ini harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga dan lingkungan, bukan sekadar berdiri sebagai proyek fisik semata.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyebut kehadiran insinerator sangat penting untuk mengatasi persoalan sampah kota. Namun, ia menekankan agar proyek ini harus benar-benar membawa manfaat nantinya. “Insinerator ini memang dibutuhkan untuk mengurangi beban sampah kota. Tapi pembangunan jangan sampai membuat warga yang sudah puluhan tahun tinggal di sini merasa dikorbankan,” ujarnya.

Baca juga  Pemkot Samarinda dan Pertamina Sepakat Perkuat Jaminan Energi Warga

Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan insinerator merupakan aset milik Pemkot Samarinda. Namun, kawasan itu masih dihuni sekitar 57 Kepala Keluarga (KK). Sebelum proses penertiban dilakukan, Pemkot dan DPRD telah melakukan serangkaian mediasi dengan warga untuk memastikan status lahan.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kemudian menunjukkan salinan dokumen kepemilikan lahan kepada DPRD, yang dikonfirmasi sebagai milik Pemkot. Dalam pertemuan bersama, warga pun menyatakan bersedia pindah jika bukti kepemilikan ditunjukkan secara langsung.

Baca juga  Samarinda Dorong Kolaborasi Air Bersih, DPRD Ingatkan: Jangan Lupakan Warga Pinggiran

Meski proses awal pembangunan ini sempat memicu gejolak sosial, DPRD Samarinda tetap mendorong agar proyek insinerator berjalan. Sebab, keberadaan fasilitas ini dinilai sangat strategis untuk mengatasi permasalahan sampah dan meningkatkan kualitas lingkungan kota.

“Pembangunan ini jangan berhenti hanya di semangat membangun. Setelah berdiri, harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Pemerintah juga harus memastikan perawatannya berjalan maksimal,” tegas Samri.

Baca juga  Siap-Siap! Warga Samarinda Bisa Terbang ke Malaysia Langsung dari APT Pranoto Bulan Depan

Dengan demikian, proyek insinerator di Samarinda Seberang diharapkan bukan sekadar simbol kemajuan kota, tetapi solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. (csv)

Bagikan