Jargas di Samarinda Bertambah 7.619 Sambungan, Rampung 2026

Senin, 15 September 2025
Sambungan jaringan gas di Kota Samarinda akan bertambah dalam waktu dekat. Program bantuan dari Kementerian ESDM akan menambah 7.000 ribu lebih sambungan. (ilustrasi)

BAIT.ID – Kota Samarinda dipastikan bakal mendapat tambahan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 7.619 sambungan. Proyek yang didanai APBN ini mulai dikerjakan akhir 2025 dan ditarget tuntas pada 2026 mendatang.

Kepastian itu disampaikan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM saat memaparkan rencana pembangunan jargas di Samarinda. “Ada 15 daerah yang mendapat kuota jargas, termasuk Samarinda. Program ini memang ditujukan untuk jaringan gas rumah tangga,” ujar Doni Oktarizon, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ditjen Migas.

Baca juga  Pemkot Samarinda Perbaiki Dinding Fly Over Air Hitam yang Retak

Saat ini, kontraktor pelaksana masih menunggu penetapan dari hasil tender yang tengah berjalan di Kementerian ESDM. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian ESDM dan Pemkot Samarinda ditargetkan bisa dilakukan pada 18 September 2025.

Adapun sebaran jargas di Samarinda akan difokuskan di dua kecamatan. Di Kecamatan Samarinda Ilir, Kelurahan Sidomulyo mendapat 1.126 sambungan. Sementara Kecamatan Sungai Pinang, khususnya Kelurahan Sungai Pinang Dalam, bakal menerima 6.496 sambungan.

Baca juga  Tekan Biaya Hidup, Pemkot Samarinda Godok Rencana Angkutan Umum Berbasis Bus

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut baik program ini. Ia menilai jargas akan membantu warga memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendorong kemandirian energi di daerah.

“Kami sangat bersyukur proyek ini hadir di Samarinda. Yang penting, komunikasi antara Ditjen Migas dan Pemkot terus terjaga, serta pengawasan di lapangan dilakukan secara ketat. Karena ini berkaitan dengan gas, jangan sampai timbul masalah di kemudian hari. Pemkot siap memfasilitasi, terutama terkait perizinan,” tegasnya. (csv)

Baca juga  RTRW Kaltim Direvisi, Sesuaikan dengan Hadirnya IKN dan Arah Pembangunan Baru
Bagikan