Jembatan Mahulu Masih Gelap, Pemprov Kaltim Akui Terbentur Anggaran

Selasa, 10 Februari 2026
Imbas dari tertabraknya Jembatan Mahulu pada awal tahun ini membuat fender pelindung tiang jembatan rusak. Namun PUPR-Pera Kaltim memastikan perbaikan sudah masuk tahap persiapan.

BAIT.ID – Harapan warga Samarinda untuk melihat Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) terang benderang dalam waktu dekat nampaknya masih harus tertunda. Meski sudah masuk dalam agenda prioritas, keterbatasan anggaran Pemprov Kaltim menjadi ganjalan utama pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jembatan tersebut.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengakui bahwa proses pengadaan saat ini masih nyangkut di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera). Meski begitu, ia tetap optimis proyek ini bisa tuntas sebelum tahun berganti.

Baca juga  Pesut Etam Mengganas di Segiri, Tempel Ketat Persib di Puncak Klasemen!

“Penerangan masih dalam proses di Dinas PUPR. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai,” ujar Seno Aji, Senin 9 Februari 2026.

Persoalan Jembatan Mahulu memang sempat menjadi sorotan tajam masyarakat, terutama setelah insiden ditabraknya pilar jembatan oleh tongkang beberapa waktu lalu. Kondisi jembatan yang gelap gulita di malam hari dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, membeberkan alasan mengapa lampu jembatan tak kunjung terpasang. Menurutnya, saat ini anggaran yang ada justru diprioritaskan untuk pengawasan keamanan struktur jembatan.

Baca juga  Pembahasan APBD Kaltim 2026 Masih Berjalan, DPRD Tunggu Kepastian Pemangkasan DBH

“Saat ini anggaran masih kami fokuskan untuk pemasangan CCTV di Jembatan Mahulu,” jelas Nanda, sapaan akrabnya.

Meski CCTV menjadi prioritas, Fitra memastikan pihaknya tidak melupakan masalah penerangan. Namun, ia tidak bisa memberi janji manis karena semuanya bergantung pada hitung-hitungan sisa anggaran daerah. “Kami coba hitung kesiapan anggaran, tapi targetnya PJU tetap bisa terealisasi tahun ini. Kita lihat dulu dananya, kalau mencukupi kita adakan. Intinya menyesuaikan dengan perencanaan yang sudah ada,” pungkasnya.

Baca juga  Etam Kerja: Terobosan Disnakertrans Kaltim untuk Lowongan yang Transparan dan Terpadu

Untuk saat ini, para pengendara yang melintasi Jembatan Mahulu nampaknya masih harus ekstra waspada saat malam hari, sembari menunggu ketukan palu anggaran yang cukup untuk menerangi jalur tersebut. (csv)

Bagikan