Kaltim Perkuat Stok Logistik Bencana Jelang Pergantian Tahun

Selasa, 2 Desember 2025
Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak

BAIT.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim memastikan ketersediaan logistik penanggulangan bencana siap menghadapi akhir tahun 2025 hingga awal 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bencana yang cenderung meningkat saat pergantian tahun.

Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menjelaskan pihaknya menyiapkan stok logistik secara bertahap setiap triwulan. Stok untuk triwulan IV, yang kini masih tersisa, sebagian bahkan telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota.

“Kami masih memiliki stok memadai untuk antisipasi di akhir dan awal tahun. Biasanya, kebutuhan meningkat signifikan di awal tahun. Mudah-mudahan kasusnya tidak seberat sebelumnya,” ujar Andi di Gedung B DPRD Kaltim, Minggu 30 November 2025 lalu.

Baca juga  Terminal Sungai Kunjang Dibangun Ulang, Angkot dan Transportasi Online Akan Mangkal Bersama

Ia mencontohkan, kejadian banjir besar di Mahakam Ulu beberapa waktu lalu menuntut bantuan logistik dalam jumlah besar dan harus ditangani cepat. Oleh karena itu, distribusi logistik dilakukan lebih awal agar stok sudah berada dekat dengan wilayah rawan bencana. “Sebagian sudah kami distribusikan ke kabupaten/kota sebagai langkah antisipasi. Dengan begitu, logistik bisa berada lebih dekat ke lokasi jika terjadi bencana,” jelasnya.

Baca juga  Kebutuhan Perumahan Samarinda Masih Tinggi, Lahan Jadi Kendala Utama

Saat ini, Dinsos Kaltim mencatat ketersediaan logistik daerah mencapai sekitar 4.000 paket. Jumlah ini dinilai cukup untuk kebutuhan darurat jangka pendek. “Kami wajib menyisakan stok untuk awal tahun. Jika menunggu anggaran berjalan, prosesnya bisa memakan waktu satu hingga dua bulan. Hal itu yang kami hindari agar tidak terjadi kekosongan saat dibutuhkan,” tegas Andi.

Selain stok daerah, kesiapsiagaan diperkuat dengan adanya bantuan logistik dari pemerintah pusat. Dukungan tambahan senilai hampir Rp1 miliar baru saja tiba dan akan digunakan untuk memperkuat suplai peralatan serta kebutuhan darurat lainnya.

Baca juga  Gubernur Minta Jalan Sangatta–Bengalon yang Nyaris Putus Segera Diperbaiki

“Alhamdulillah, kami juga mendapat support dari pusat. Bantuan hampir Rp1 miliar untuk logistik dan peralatan bencana baru saja datang,” tambahnya.

Andi menegaskan bahwa jika terjadi bencana yang kapasitas penanganannya melebihi kemampuan daerah, Dinsos akan segera mengajukan permohonan bantuan tambahan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI. “Kalau stok tidak mencukupi, kami akan minta dukungan dari pusat. Mekanismenya memang demikian,” pungkasnya. (csv)

Bagikan