BAIT.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mempererat kerja sama dengan Forum Komunikasi Wartawan Kejaksaan (Forwaka). Pertemuan digelar pada Senin 15 September 2025 pagi, dipimpin langsung Kepala Kejati Kaltim, Supardi, yang hadir bersama Asisten Intelijen, Kasi Penkum, serta Kasi I Bidang Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan (Hankam).
Agenda ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan insan pers. Supardi menegaskan, keberhasilan publikasi kinerja Kejaksaan sangat bergantung pada peran media.
“Tanpa dukungan media, masyarakat tidak akan mengetahui kinerja Kejaksaan. Karena itu, hubungan baik ini harus terus dijaga,” ujar mantan Kajati Riau tersebut.
Supardi juga menekankan komitmen Kejaksaan untuk terbuka menyampaikan capaian dan kegiatan kepada publik. Ia mendukung langkah Forwaka dalam meningkatkan kapasitas wartawan, khususnya terkait pemahaman istilah hukum dan tahapan kerja Kejaksaan.
“Kami setuju diskusi ini diperluas menjadi forum rutin, agar jurnalis lebih memahami dinamika di lingkungan Kejati Kaltim. Harapannya, berita yang disampaikan tidak hanya informatif tetapi juga edukatif, sehingga masyarakat makin melek hukum,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forwaka Kejati Kaltim, Muhammad Rizqi, menyambut baik pertemuan ini. Menurutnya, sinergi dengan Kejati penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga penegak hukum di mata publik.
“Pertemuan ini mempertegas komitmen bersama. Kami juga fokus pada program pelatihan untuk meningkatkan wawasan wartawan, agar informasi yang disampaikan ke masyarakat semakin lengkap sekaligus edukatif,” ungkap Rizqi. (csv)








