BAIT.ID – Lima rumah sakit yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kaltim disebut mengalami peningkatan kinerja. Meski demikian, DPRD Kaltim tetap mendorong agar tata kelola pelayanan kesehatan terus dibenahi agar masyarakat mendapat layanan terbaik.
Hal ini mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kaltim bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan perwakilan BLUD. Rapat tersebut membahas secara detail kinerja rumah sakit milik Pemprov Kaltim.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Ia juga meminta rumah sakit menghadirkan berbagai inovasi yang memudahkan pasien. “Pelayanan yang baik akan berdampak langsung pada meningkatnya pendapatan rumah sakit,” ujarnya usai rapat.
Jaya mencontohkan, rumah sakit perlu memastikan ketersediaan ruang rawat inap, termasuk pengaturan detail jumlah tempat tidur pasien. Bahkan, rumah sakit juga harus siap dengan skenario jika seluruh ruang rawat penuh. “Hal-hal seperti ini penting agar pasien tetap mendapat pelayanan terbaik,” tambahnya.
Masukan lain dari Komisi IV yakni perlunya laporan rutin BLUD kepada DPRD. Mengingat sektor kesehatan menjadi salah satu program unggulan daerah, maka transparansi pendapatan rumah sakit juga dianggap penting. “Kami berharap laporan pendapatan tiap BLUD bisa ditembuskan secara rutin ke Komisi IV,” tegas Jaya.
Dari sisi pendapatan, masing-masing BLUD sudah memiliki proyeksi tahunan. Badan Pendapatan Daerah pun telah menghitung potensi penerimaan dari tiap rumah sakit. RSUD AW Syahranie, misalnya, mampu meraup Rp545 miliar per tahun, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Rp478 miliar, RS Atma Husada Rp23 miliar, RS Mata Rp14 miliar, dan RS AMS Rp1,8 miliar.
“Semua proyeksi ini akan dilaporkan ke Komisi IV setiap bulan,” jelasnya.
Meski selama delapan tahun terakhir BLUD Kaltim mencatat kondisi keuangan yang selalu surplus, perbaikan di sektor pelayanan tetap menjadi sorotan utama. Dorongan peningkatan kualitas layanan diharapkan bisa membuat rumah sakit milik daerah semakin profesional sekaligus lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. (csv)








