Kominfo Kaltim Dorong Layanan Publik yang Terbuka dan Inovatif

Senin, 10 November 2025
Layanan publik yang benar-benar nyaman untuk masyarakat coba terus didorong oleh Diskominfo Kaltim. (istimewa)

BAIT.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim menggelar Forum Konsultasi Publik 2025 pada Jumat, 7 November 2025, di Ruang Wiek Diskominfo. Forum ini menjadi ruang partisipatif bagi perangkat daerah, akademisi, organisasi wartawan, komunitas, mitra lintas sektor, serta masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait peningkatan layanan publik di bidang komunikasi dan informatika.

Forum dibuka oleh Sekretaris Diskominfo Kaltim, Edi Hermawanto Noor. Ia menegaskan bahwa forum tersebut merupakan momentum penting untuk memastikan kebijakan Pemprov Kaltim, khususnya di sektor komunikasi dan informatika, berjalan sesuai prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.

Baca juga  Pemprov Kaltim Bagikan Seragam Putih Abu-Abu Gratis bagi 65 Ribu Siswa Baru

Edi menyampaikan bahwa ruang dialog semacam ini diperlukan agar pemerintah dapat mendengar aspirasi masyarakat. Kolaborasi yang sehat, menurutnya, menjadi fondasi dalam membangun pemerintahan yang modern dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Teknologi tidak lagi sekadar alat bantu kerja. Teknologi sudah menjadi pilar utama pembangunan. Pemerintah daerah harus bergerak lebih cepat, terbuka, dan responsif,” ujarnya.

Baca juga  Dari Landasan Pacu ke Wadah Kreatif: Pemprov Siap Kembangkan Eks Bandara Temindung

Diskominfo Kaltim memiliki peran strategis sebagai garda terdepan transformasi digital di daerah. Peran itu mencakup penyediaan infrastruktur TIK, penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peningkatan literasi digital, hingga menjaga keamanan informasi dan melindungi data publik.

“Daerah dituntut memiliki konektivitas yang kuat, birokrasi digital yang efisien, serta literasi teknologi yang merata di seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga  PPU Capai Swasembada Beras, Tantangan Kaltim Masih Bergantung Pasokan Luar

Edi juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan sektor swasta dinilai harus bergerak bersama demi mempercepat transformasi digital. Masukan dari forum ini akan menjadi bahan penting bagi penyempurnaan program Diskominfo Kaltim, terutama untuk memperkuat e-Government dan meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik. (csv)

Bagikan