Layanan Jemput Bola Disdukcapil Kaltim Sasar Ratusan Pekerja Sawit di Perbatasan Berau–Kutim

Jumat, 14 November 2025
Disdukcapil Kaltim jemput bola ke daerah terpencil untuk pelayanan administrasi kependudukan. (istimewa)

BAIT.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltim bersama Disdukcapil Berau dan Kutai Timur (Kutim) menggelar Layanan Terpadu Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Adminduk) bagi pekerja sawit PT Bina Karya Nuansa Sejahtera (BKNS). Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat PT BKNS ini menyasar 627 pekerja dan keluarga yang tinggal di perbatasan Kecamatan Talisayan (Berau) dan Sangkulirang (Kutim).

Hadir dalam pelayanan terpadu ini jajaran Disdukcapil Kaltim, Disdukcapil Berau, perwakilan Disdukcapil Kutim, serta manajemen perusahaan. Kepala Disdukcapil Kaltim, Kasmawati, menyampaikan bahwa layanan jemput bola ini mencakup pendataan, pendaftaran, hingga penerbitan dokumen kependudukan.

Baca juga  UMP Kaltim 2026: Jalan Tengah di Tengah Tarik-Ulur Buruh dan Pengusaha

“Tim melayani perekaman KTP-el bagi 3 pemula, perekaman dan pencetakan KTP-el untuk 31 orang, serta proses pindah domisili dan penerbitan KK baru bagi 28 pekerja dan keluarganya,” ujarnya.

Layanan juga mencakup pengurusan 21 Akta Kelahiran anak dan 3 Kartu Identitas Anak (KIA), disertai konsultasi serta sosialisasi pentingnya kelengkapan dokumen kependudukan.

Meski berjalan lancar, dua kendala mencuat dalam penerbitan Akta Kelahiran. Pertama, banyak orang tua masih ber-KTP luar Kaltim, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur. Sesuai aturan, akta hanya bisa diterbitkan oleh Disdukcapil sesuai domisili orang tua, sehingga pekerja perlu melakukan pindah domisili jika ingin mengurus di Kaltim.

Baca juga  Rekomendasi DPRD Tertunda, Pemprov Kaltim Belum Putuskan Nasib RSI

Kedua, banyak pekerja yang menikah secara siri sehingga tidak memiliki dokumen pernikahan sah, yang menjadi syarat penerbitan akta anak.

Bagi pekerja yang belum terlayani, pengurusan adminduk akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh PIC perusahaan bersama Disdukcapil provinsi dan kabupaten. Seluruh pihak berharap sinergi layanan adminduk seperti ini bisa diperluas ke seluruh wilayah di Kaltim. (csv)

Baca juga  Gubernur Kaltim Tetapkan Empat Direktur Utama BUMD, Proses Seleksi Masih Berlanjut
Bagikan