BAIT.ID – Menyongsong putaran kedua BRI Super League, Borneo FC Samarinda tancap gas memoles komposisi skuad. Mengusung strategi yang terukur namun berani, manajemen tim berjuluk Pesut Etam resmi mengamankan jasa Cleyton Santos dari Persis Solo dengan status pinjaman.
Langkah ini menjadi bagian dari perombakan besar lini asing Borneo FC. Demi memberi ruang bagi amunisi baru, klub kebanggaan warga Samarinda ini resmi berpisah dengan Douglas Coutinho, Maicon Souza, dan Aldair Simanca yang dinilai minim kontribusi sepanjang putaran pertama.
Kedatangan Cleyton Santos bukan sekadar menambah kedalaman skuad. Pemain asal Brasil ini melengkapi kepingan puzzle baru bersama Marcos Astina dan Kaio Nunes yang sudah lebih dulu mendarat di Stadion Segiri.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkapkan bahwa skema peminjaman ini adalah solusi cerdas untuk menjaga keseimbangan finansial sekaligus meningkatkan daya gedor tim. “Kami merasa perlu mengatur ulang komposisi skuad dengan cara yang berbeda untuk putaran kedua. Untuk mendatangkan tenaga baru, kami harus sangat cermat mengelola budget yang tersedia,” ungkap Lefundes.
Lefundes tak menampik bahwa secara finansial, Borneo FC tidak “seboros” rival-rival mereka di papan atas. Namun, ia tetap bangga karena keterbatasan dana tidak menghalangi performa impresif timnya. “Kenyataannya, tim-tim pesaing di atas kita menghabiskan dana jauh lebih besar. Tapi lihatlah, kita berhasil menutup putaran pertama di posisi kedua. Itu membuktikan bahwa strategi kita berjalan efektif,” pungkas pelatih asal Brasil tersebut dengan nada optimistis.
Dengan wajah-wajah baru ini, Borneo FC siap membuktikan bahwa kecerdikan taktik di bursa transfer bisa menjadi kunci untuk menggulingkan dominasi tim-tim kaya di sisa kompetisi. (csv)








