BAIT.ID – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tengah mengupayakan jalur udara bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi kelas dunia di Bumi Batiwakkal. Tidak tanggung-tanggung, ia mendorong pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) Balikpapan–Maratua serta menghidupkan kembali jalur Yogyakarta–Tanjung Redeb.
Langkah ini dinilai krusial untuk memangkas waktu tempuh dan biaya perjalanan yang selama ini dikeluhkan cukup tinggi. Saat berbincang santai di ruang VVIP Bandara Kalimarau baru-baru ini, Rudy menjelaskan bahwa menjadikan Balikpapan sebagai hub tunggal menuju Maratua akan mengubah peta pariwisata Kaltim.
“Dengan hub di Bandara Balikpapan, wisatawan tidak perlu lagi berpindah-pindah moda transportasi atau transit terlalu lama. Waktu dan biaya perjalanan jadi lebih singkat dan ekonomis,” ujarnya optimis.
Selain akses ke Maratua, perhatian Gubernur juga tertuju pada rute Yogyakarta–Tanjung Redeb. Jalur ini sempat menjadi primadona sebelum akhirnya terhenti akibat hantaman pandemi Covid-19.
Menurutnya, Yogyakarta adalah pasar strategis. Selain membawa wisatawan, rute ini juga menjadi urat nadi bagi para pelaku usaha yang menghubungkan Jawa dan Kaltim.
Keinginan Gubernur ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Berau, Sri Juniarsih. Ia berharap konektivitas udara di Berau, termasuk rute domestik Tanjung Redeb–Maratua, bisa berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Pertemuan ini pun tampak serius dengan hadirnya jajaran petinggi maskapai dan otoritas bandara, mulai dari manajemen Lion Group hingga Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII. Kehadiran mereka memberi sinyal positif bahwa lobi-lobi pemerintah ini sedang dalam tahap pembahasan teknis yang lebih dalam.
Jika rencana ini terealisasi, akses menuju “Maladewa-nya Indonesia” di Maratua bukan lagi sekadar impian yang mahal, melainkan perjalanan yang jauh lebih terjangkau bagi siapa saja. (csv)








