BAIT.ID – Ibadah puasa bukan alasan bagi Borneo FC untuk menurunkan intensitas. Demi menjaga napas di jalur juara, skuad Pesut Etam dipastikan tetap akan melahap menu latihan intensif sepanjang bulan Ramadan 2026.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa transisi jadwal latihan sudah digodok matang oleh staf kepelatihan. Menariknya, para pemain pun sudah memberikan lampu hijau dan sepakat untuk tetap menjaga level performa mereka meski tengah menjalankan kewajiban ibadah.
Lefundes menjelaskan bahwa tidak akan ada pengurangan porsi latihan yang signifikan. Strateginya adalah menggeser waktu latihan agar kondisi fisik pemain tetap prima tanpa mengganggu ibadah puasa. “Kami sudah berbicara dari hati ke hati dengan para pemain. Kesepakatannya jelas, program tetap berjalan normal seperti sebelumnya. Hanya waktunya saja yang menyesuaikan,” tegas juru taktik asal Brasil tersebut.
Lefundes menyadari betul bahwa persaingan di papan atas Liga 1 musim ini sangatlah berat. Jarak poin yang tipis antar klub membuat kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal bagi posisi Borneo FC.
Alasan di balik sikap tegas Lefundes bukan tanpa sebab. Borneo FC dihadapkan pada jadwal neraka sepanjang bulan suci ini. Total ada lima pertandingan krusial yang harus dilalui, termasuk satu laga tunda bertensi tinggi melawan Persib Bandung.
Berikut adalah rute berat yang harus ditempuh, pertama pada 22 Februari untuk menantang Dewa United (Tandang). Pekan selanjutnya menjamu Arema FC. Lalu Big Match Maraton, menghadapi Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan ditutup dengan super big match kontra Persib Bandung.
Dengan ambisi besar untuk mengangkat trofi musim ini, Borneo FC memilih untuk tidak bersantai. Kedisiplinan di bulan Ramadan diharapkan menjadi kunci bagi tim kebanggaan warga Samarinda ini untuk tetap berdiri tegak di puncak klasemen saat hari raya tiba. (csv)








