Pantau Progres Infrastruktur Lewat Safari Ramadan, Seno Aji Optimistis Konektivitas Kaltim Segera Tuntas

Senin, 23 Maret 2026
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji

BAIT.ID – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kaltim terus menunjukkan tren positif. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, setelah melakukan peninjauan lapangan di sela agenda Safari Ramadan beberapa waktu lalu.

Dalam momen Open House Idulfitri yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Sabtu 21 Maret 2026 lalu, Seno mengungkapkan rasa puasnya atas capaian pengerjaan fisik jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis. Salah satu titik yang menjadi sorotan utama adalah jalur penghubung antara Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menuju Kota Bontang.

Baca juga  52 Kampus di Kaltim Tunggu Dana Gratispol, Pemprov Klarifikasi Keterlambatan

Seno memastikan bahwa akses dari Kecamatan Marangkayu ke Bontang kini telah rampung sepenuhnya. “Jalan Marangkayu ke Bontang sudah selesai 100 persen dan saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, Pemprov Kaltim akan fokus pada aspek keamanan berkendara dengan menambah fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut. Saat ini, proses pengusulan anggaran untuk pengadaan lampu jalan tengah berjalan.

Selain jalur pesisir, perhatian Pemprov Kaltim juga tertuju pada jalur poros Kukar menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Komitmen anggaran terus dikucurkan guna memastikan mobilitas warga di wilayah tersebut tidak terhambat. Setelah mengalokasikan Rp196 miliar pada tahun lalu, pemerintah kembali menambah anggaran sebesar Rp76 miliar pada tahun ini. “Prosesnya terus berjalan. Tahun ini pengerjaan fisik akan segera dimulai,” tambah Seno.

Baca juga  Demi Menit Bermain, Pesut Etam Resmi Pinjamkan Sejumlah Wonderkid

Sementara itu, tantangan besar masih ada pada pembangunan jalan penghubung dari Kubar menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Mengingat statusnya sebagai jalur yang baru dibangun, Pemprov Kaltim bersinergi dengan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR.

Untuk melanjutkan estafet pembangunan dari tahun 2026, anggaran sebesar Rp90 miliar dari APBD Kaltim telah disiapkan, didukung dengan bantuan dana dari BBPJN senilai Rp250 miliar. “Porsi jalan yang akan dibangun melalui Pemprov masih menyisakan sekitar 13 kilometer lagi,” jelasnya.

Baca juga  Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Masih di Bawah Nasional, BI Soroti Tekanan dari Sektor Tambang dan Konstruksi

Secara keseluruhan, jalan penghubung Kubar-Mahulu membentang sepanjang 136 kilometer. Hingga saat ini, lebih dari 80 kilometer jalan telah berhasil dirampungkan. Seno pun memasang target besar agar wilayah terjauh Kaltim ini dapat terkoneksi sepenuhnya dalam waktu dekat. “Kami menargetkan pada 2027 mendatang seluruhnya sudah bisa tersambung. Semoga realisasinya bisa tepat waktu sesuai rencana,” pungkasnya. (csv)

Bagikan