Pasar Pagi Samarinda Siap Beroperasi, Menanti Sentuhan Akhir Digitalisasi

Senin, 8 Desember 2025
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau kondisi terbaru Pasar Pagi. Diputuskan operasional pasar berjalan menunggu pekerjaan pendukung tuntas. (istimewa)

BAIT.ID – Wajah baru Pasar Pagi Samarinda telah sempurna. Bangunan megah hasil revitalisasi ini sejatinya sudah siap menyambut pedagang dan pembeli. Namun, operasionalnya masih menunggu rampungnya sistem pendukung krusial: digitalisasi tata kelola pasar.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan kesiapan fisik pasar setelah meninjau langsung lokasi pada Jumat, 5 Desember 2025 lalu. Ia menegaskan, semua pekerjaan utama telah selesai, menjadikan pasar pada dasarnya sudah siap berdenyut kembali.

Saat ini, terdapat dua pekerjaan pendukung yang tengah dikebut, yaitu pembangunan koridor penghubung antara Pasar Pagi dan kawasan Citra Niaga, termasuk akses menuju Masjid Darussalam. Selain itu, pemasangan pagar di Gang Pandai juga dilakukan untuk menata arus distribusi barang agar lebih teratur sekaligus menjaga kenyamanan warga sekitar.

Baca juga  Demi Menit Bermain, Pesut Etam Resmi Pinjamkan Sejumlah Wonderkid

Namun, Wali Kota Andi Harun menggarisbawahi, kedua pekerjaan fisik minor ini bukanlah alasan utama penundaan peresmian. Faktor utama yang menahan operasional adalah proses finalisasi sistem digitalisasi tata kelola pasar. Sistem baru ini akan secara radikal menggantikan penggunaan bukti lapak konvensional (eskatub) yang rentan disalahgunakan.

Melalui integrasi data pedagang secara digital, Pemkot Samarinda bertekad mencegah praktik calo dan pengalihan lapak ilegal yang sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya. “Minggu depan sistem digital akan dipaparkan di Balai Kota. Semua pedagang nanti tidak lagi memakai eskatub konvensional,” jelas Andi Harun.

Baca juga  Tekan Biaya Hidup, Pemkot Samarinda Godok Rencana Angkutan Umum Berbasis Bus

Transformasi ini diakui membutuhkan waktu, mengingat pola lama sudah mendarah daging selama belasan hingga puluhan tahun. Akan tetapi, penerapan tata kelola digital ini dinilai sangat penting untuk mewujudkan Pasar Pagi yang lebih modern, tertib, dan transparan.

“Kami tertibkan pelan-pelan. Memang tidak mudah, tapi langkah ini harus dimulai,” tegasnya.

Dengan rampungnya pembangunan fisik dan finalisasi sistem digital yang kian mendekati akhir, Pasar Pagi kini benar-benar siap memasuki fase peresmian dan operasional penuh, menandai era baru pasar tradisional di Samarinda. (csv)

Baca juga  Panaskan Mesin Partai di Kaltim, Hasto Kristiyanto Tekankan Politik Substansi di Atas Kekuasaan

Bagikan