Pemkot Samarinda Pastikan Ganti Kerusakan Rumah Warga Akibat Proyek Terowongan

Jumat, 17 Oktober 2025
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

BAIT.IDPemerintah Kota Samarinda memastikan akan memperbaiki rumah warga yang rusak akibat pekerjaan proyek Terowongan Samarinda. Jaminan ini disampaikan setelah sejumlah rumah di sekitar lokasi proyek mengalami retak akibat uji beban fondasi.

Insiden itu terjadi pada Rabu malam, 15 Oktober 2025, di Jalan Kakap, Samarinda Ilir. Getaran dari proses uji beban dinamis fondasi membuat beberapa rumah warga retak pada bagian dinding dan lantai.

Baca juga  Kejati Kaltim Ikut Dongkrak PAD Lewat Jalur Non-Litigasi

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengaku telah menerima laporan dan terus memantau kondisi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh biaya pemulihan bangunan warga yang terdampak. “Karena warga mengalami kerugian, kami akan lakukan restorasi. Bangunan yang rusak akan diperbaiki, termasuk kerugian yang ditimbulkan,” ujar Andi.

Untuk memastikan semua dampak terdata, Pemkot telah menugaskan camat dan lurah setempat melakukan pendataan serta perhitungan kerusakan rumah warga. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga terdampak. Semua ini dilakukan untuk memastikan daya dukung fondasi terowongan aman dalam jangka panjang demi kepentingan publik,” lanjutnya.

Baca juga  Rencana RS Internasional Kaltim Disorot DPRD, Pemerataan Layanan Kesehatan Diminta Tetap Prioritas

Andi juga mengungkapkan rencana Pemkot memperluas pembebasan lahan di sekitar proyek pada 2026 atau paling lambat 2027. Namun, realisasi rencana tersebut akan bergantung pada kondisi keuangan daerah. “Kalau keuangan daerah membaik, kami akan memperluas area untuk membangun dan mengamankan kawasan tersebut dari kemungkinan risiko ke depan,” jelasnya.

Sebagai informasi, uji beban dinamis atau PDA (Pile Driving Analyzer) merupakan prosedur standar untuk memastikan kekuatan fondasi. Dalam uji tersebut, beban seberat 6 ton dijatuhkan sebanyak dua kali dari ketinggian 30 dan 40 sentimeter untuk menguji ketahanan struktur fondasi terowongan. (csv)

Baca juga  Douglas Coutinho Selebrasi Salto, Ternyata Berawal dari Capoeira
Bagikan