Pemprov Kaltim Genjot Kompetensi Tenaga Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 9 September 2025
Pelatihan tenaga kerja kontruksi digelar Pemprov Kaltim guna menambah kompetensi pekerja

BAIT.ID – Pemprov Kaltim terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Melalui program pelatihan dan sertifikasi, tenaga kerja lokal diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pembangunan daerah, tetapi juga mampu bersaing dalam proyek strategis, termasuk yang mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).

Asisten II Setdaprov Kaltim, Ujang Rachmad, menegaskan bahwa program pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan teknis. Lebih dari itu, para peserta akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) sebagai pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki.

Baca juga  Membaca Peluang Industri Manufaktur di Kaltim: Dari Smelter ke Pabrik Motor Listrik

“Dengan sertifikat ini, daya saing tenaga kerja konstruksi Kaltim akan meningkat signifikan. Program ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi merupakan investasi besar untuk kualitas pembangunan di Bumi Etam,” ujar Ujang.

Ia menekankan, tenaga kerja konstruksi yang kompeten adalah fondasi utama untuk menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. Karena itu, Pemprov Kaltim ingin memastikan pekerja lokal mampu menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya sekadar penonton.

Baca juga  SMA 16 Samarinda Jadi Lokasi Sementara Sekolah Rakyat, Pemprov Siapkan Fasilitas Permanen

“Ke depan, kami ingin tenaga kerja Kaltim berada di garda terdepan pembangunan, termasuk proyek-proyek strategis di IKN. Sertifikat ini bukan hanya selembar kertas, melainkan tiket menuju peluang kerja, karier, dan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, Fitra Firnanda, melaporkan bahwa pelatihan tahap II ini menghadirkan 22 kelas dengan total 540 peserta. Mereka tersebar di lima daerah, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur.

Baca juga  Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kaltim Melonjak, Tembus 662 Kasus per Juni 2025

“Dengan tema Tenaga Konstruksi Ahli Menuju Kompeten, Unggul, dan Berdaya Saing, kami berharap pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal sekaligus menjamin kualitas konstruksi di Kaltim,” kata Fitra. (csv)

Bagikan