Pemprov Kaltim Luncurkan Aplikasi Layanan Publik, Warga Bisa Lapor Kondisi Terkini

Minggu, 31 Agustus 2025
Dinas Kominfo Kaltim menjelaskan keunggulan aplikasi SAKTI GEMAS dalam konferensi pers dengan jurnalis di Kaltim

BAIT.ID – Pemprov Kaltim melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan aplikasi SAKTI GEMAS (Satu Akses Kalimantan Timur Menuju Generasi Emas). Aplikasi ini diperkenalkan kepada publik dalam jumpa pers di Ruang WIEK Diskominfo, Jumat 29 Agustus 2025 siang.

Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik hanya melalui satu pintu. Tercatat ada 15 fitur yang sudah tersedia, mulai dari informasi cuaca, harga kebutuhan pokok, hingga program Gratispol. “Untuk sementara sudah ada 15 layanan yang masuk, dan akan terus kami sempurnakan,” ujar Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal.

Baca juga  Pemprov Kucurkan Rp 4 Miliar untuk Penanganan Abrasi Pantai Biduk-Biduk

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga mengintegrasikan informasi penting seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor, lowongan kerja, peringatan dini bencana, pantauan CCTV, transportasi, pariwisata, hingga berita terkini. Salah satu fitur unggulannya adalah ‘Lapor Wal’, kanal pengaduan masyarakat yang memungkinkan warga langsung menyampaikan keluhan atau laporan kepada pemerintah.

“Semua kebutuhan masyarakat kita satukan dalam satu platform. Jadi tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi,” tegas Faisal.

Baca juga  DPRD Kaltim Minta Kesiapsiagaan Lingkungan dan Bencana Jadi Prioritas

Meski masih tahap uji coba, respons masyarakat cukup positif. Hingga kini, aplikasi tersebut sudah diunduh lebih dari 1.500 pengguna ponsel pintar. “Kalau ada kendala, ide, atau saran, silakan disampaikan. Kami ingin aplikasi ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambah Faisal.

Pemerintah menargetkan aplikasi ini jadi fondasi digitalisasi pelayanan publik di Kaltim, sejalan dengan visi Generasi Emas 2045. “Ini langkah nyata menuju Kaltim yang lebih modern, transparan, dan dekat dengan rakyat,” tandasnya. (csv)

Baca juga  Warga Muara Kate-Batu Kajang Desak Pemprov Buka Dokumen Pengawasan Jalan Hauling
Bagikan