Pemprov Kaltim Percepat Penanganan TBC

Rabu, 26 November 2025
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin saat memimpin Rakor Percepatan Penanganan TBC. (istimewa)

BAIT.ID – Pemprov Kaltim kembali menegaskan komitmennya dalam menangani penyakit Tuberkulosis (TBC) yang hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan serius. Upaya percepatan penanggulangan tersebut ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis yang digelar Selasa 25 November 2025 di Kantor Gubernur Kaltim.

Rapat koordinasi dipimpin Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim, dr. Jaya Mualimin. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan peran tim percepatan agar penanganan TBC berjalan lebih efektif dan efisien. “Tim percepatan penanganan TBC harus bekerja secara optimal. Penyakit ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dari semua pihak,” tegasnya.

Baca juga  Harmoni Seni dan Ekonomi: Saefuddin Zuhri Buka Pekan Muda Restorasi 2025

Ia menjelaskan, penguatan tim juga dilakukan untuk memastikan langkah penanggulangan TBC sejalan dengan roadmap eliminasi TBC tahun 2030. Dalam target tersebut, pemerintah menargetkan penurunan angka kasus hingga 50 persen serta penurunan signifikan angka kematian akibat TBC.

“Melalui rapat ini, kita ingin memastikan kembali kesiapan tim dalam menjalankan target 2030, yaitu menurunkan kasus dan menekan angka kematian akibat tuberkulosis,” ungkapnya.

Baca juga  Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD Siapkan Langkah ke Kemenhut

Dengan sisa waktu sekitar lima tahun menuju target eliminasi TBC 2030, Jaya menegaskan pentingnya langkah cepat dan terukur dari seluruh sektor. Kolaborasi antarlembaga, fasilitas kesehatan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam percepatan penanganan di Kaltim.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemprov Kaltim berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bergerak lebih fokus, terarah, dan konsisten dalam menjalankan strategi eliminasi TBC demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Timur yang lebih sehat dan bebas tuberkulosis. (csv)

Baca juga  Ambisi Swasembada Kaltim: Saat Lahan Luas Tak Jamin Cetak Sawah Mulus
Bagikan