Pemprov Kaltim Umumkan Direksi BUMD Baru untuk Periode 2025–2030

Rabu, 5 November 2025
Tuntas sudah proses pemilihan direksi BUMD Kaltim. Berbagai posisi yang kososng kini sudah ditetapkan dan BUMD siap beroperasi. (ilustrasi)

BAIT.ID – Pemprov Kaltim resmi menetapkan jajaran direksi baru pada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk masa jabatan 2025–2030. Penetapan tersebut diteken langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud melalui Pengumuman Nomor: 500/27427/B.EKO pada 31 Oktober 2025.

Dalam dokumen tersebut disebutkan, keputusan tersebut merupakan hasil akhir dari proses seleksi calon direksi BUMD Kaltim Tahun 2025 yang telah berlangsung sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Baca juga  Pemprov Kaltim Bangun Jalan Bongan-Sotek

Adapun nama-nama yang ditetapkan sebagai direksi BUMD Kaltim adalah, Ruswan jadi Direktur Operasional PT Migas Mandiri Pratama Kaltim (MMP) sementara Direktur Keuangan dan SDM diisi oleh Abdul Azis Muslim. Kemudian Direktur Operasional PT Ketenagalistrikan Kaltim dijabat oleh Muchammad Alfian.

Selanjutnya ada nama Rano Hardani yang jadi Direktur Operasional dan SDM PT Kaltim Melati Bhakti Satya (MBS), sementara Direktur Keuangan MBS dipercayakan kepada, Dovist Calvino. Terakhir ada nama A. Adhigustiawarman yang menjabat Direktur Operasional PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera.

Baca juga  Upaya Pembebasan Lahan Jalan Rapak Indah Mulai Didorong

Gubernur menegaskan bahwa pengumuman tersebut disampaikan untuk menjadi informasi publik sekaligus pedoman bagi seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BUMD ke depan.

Dengan penetapan ini, Pemprov Kaltim berharap pengelolaan BUMD dapat semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, BUMD diharapkan mampu memperkuat peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim. (csv)

Baca juga  DPRD dan Pemprov Kaltim Tetap Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp21,3 Triliun
Bagikan