Pesut Etam Menolak Menyerah: Perburuan Gelar BRI Super League Kian Membara!

Selasa, 13 Januari 2026
Fabio Lefundes memastikan bakal terus bekerja keras untuk memperbaiki penampilan Borneo FC di putaran kedua. (istimewa)

BAIT.ID – Persaingan di jalur juara BRI Super League 2025/2026 semakin memanas. Meski harus puas mengakhiri putaran pertama di posisi runner-up, Borneo FC Samarinda menegaskan bahwa mesin mereka belum panas sepenuhnya. Hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung di puncak klasemen, skuad asuhan Fabio Lefundes ini siap tancap gas di sisa musim.

Hingga pekan ke-17, Mariano Peralta dan kawan-kawan berhasil mengoleksi 37 poin. Namun, konsistensi Persib Bandung membuat sang rival melesat tipis dengan 38 poin. Tekanan bagi Borneo FC tidak hanya datang dari atas; Persija Jakarta dan tim kejutan Malut United FC terus mengintai di peringkat tiga dan empat dengan selisih poin yang sangat rapat.

Baca juga  Pemkot Samarinda Perbaiki Dinding Fly Over Air Hitam yang Retak

Menatap 16 laga krusial di putaran kedua, pelatih kepala Fabio Lefundes mengeluarkan peringatan keras bagi anak asuhnya. Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa margin kesalahan kini semakin sempit jika ingin membawa trofi ke Samarinda. “Masih ada 16 pertandingan lagi. Kalau kami mau juara, kami tidak boleh kasih kendor. Mungkin masih bisa kalah sekali atau dua kali, tapi kalau sampai 16 kali tentu tidak mungkin,” tegas Lefundes dengan nada optimis.

Baca juga  Gol Spektakuler Douglas Coutinho, Jawaban Atas Kepercayaan Borneo FC

Senada dengan sang pelatih, winger lincah Muhammad Sihran mengakui timnya sempat kehilangan momentum saat ditahan imbang Persita Tangerang di laga terakhir. “Kami sudah bekerja keras, tapi keberuntungan belum berpihak. Kami akan perbaiki kesalahan penyelesaian akhir dan fokus menatap laga berikutnya,” ujarnya.

Melihat perjalanan Borneo FC sejauh ini, ada beberapa poin penting yang bisa jadi catatan.Pertahanan solid Borneo FC tetap menjadi kekuatan. Sebagai salah satu tim dengan lini belakang paling disiplin. Kedisiplinan ini menjadi modal utama mereka bersaing di papan atas.

Baca juga  Manuver Cerdik Borneo FC: Pinjam Cleyton Santos Demi Jaga Gengsi di Papan Atas

Tetapi ketergantungan pada lini serang, seperti Mariano Peralta tertentu bisa menjadi bumerang. Fabio Lefundes perlu variasi serangan agar tidak mudah dibaca lawan di putaran kedua.

Kehilangan poin melawan tim papan tengah (seperti saat melawan Persita) adalah celah yang dimanfaatkan Persib untuk menyalip. Di putaran kedua, Borneo FC wajib menyapu bersih poin di laga kandang jika ingin mengudeta posisi puncak. (csv)

Bagikan